Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Balikpapan Diperpanjang, Berikut Kelonggaran yang Diberikan

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memutuskan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 12 Februari 2021.

Dalam keterangannya, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi memberikan kelonggaran dalam kebijakan tersebut, akan tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

“Ada beberapa poin yang kami putuskan, salah satunya adalah jam operasional pelaku usaha dapat dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga pukul 22.00 malam, dan take away service berlaku hingga 24 jam,” bebernya.

Untuk PPKM kali ini lebih tertuju kepada perkantoran, terutama perbankan. Sedangkan poin yang lainnya seperti ketersediaan fasilitas umum dan olahraga akan dibuka secara berkala, sebagai kebijakan relaksasi yang lain.

“Saya mohon dukungan dari masyarakat, agar aktivitas di Kota Balikpapan bisa berangsur normal kembali, dengan memberikan beberapa relaksasi yang harapannya dapat menyokong perekonomian masyarakat. Tolong saling mengingatkan protokol kesehatan, jangan sampai karena ada sebagian yang tidak memiliki kesadaran, lalu imbasnya menjadi luas,” harapnya.

Terkait update kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan pada Jumat (29/1/2021) terdapat penambahan sebanyak 95 kasus baru. Kemudian 154 kasus selesai isolasi dan tiga kasus positif meninggal dunia.

Andi Sri Juliarty selaku juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan menyampaikan dari  kasus yang positif hari ini masih didominasi usia produktif dibawah umur 40 tahun.

“22 kasus positif tanpa gejala dan 23 kasus positif hasil perluasan tracing, semuanya berusia dibawah 40 tahun,” ujarnya.

Selain itu, situasi rumah sakit di Kota Balikpapan yang mana saat ini ada 43 tempat tidur yang tersedia dari 467 tempat tidur dari 11 rumah sakit. Sedangkan ruang ICU tersisa dua untuk anak dan dua untuk dewasa dari total 38 ICU.

Hari ke tiga pelaksanaan vaksinasi Covid-19, tercatat dari data sementara,  seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Kota Balikapapn yang melakukan vaksinasi kepada 1.914 tenaga kesehatan atau 26,52 persen dari total 5.840 tenaga kesehatan yang akan disuntik vaksin.

Sebelum menutup pers rilis, Dio–sapaan karib Andi Sri Juliarty–juga menginformasikan bahwa saat ini Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan sudah mulai melayani donor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19 guna keperluan penyembuhan pasien Covid-19.

“Saat ini layanan donor plasma konvalesen terbuka 24 jam bagi penyintas yang mau menjadi relawan,” tutupnya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.