Pelni Diminta Setop Bawa Penumpang Masuk ke Batam

Demi Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona

INTREN.ID, BATAM – Kapal Pelni diminta tidak lagi melayani pelayaran penumpang daerah setempat untuk sementara waktu. Permintaan ini datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Kepulauan Riau (Kepri) untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Sebagaimana dimuat dalam surat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam Muhammad Rudi kepada Dirjen Perhubungan Laut, Rabu (22/4/2020). Dalam surat itu, PT Pelni diminta tidak melayani pengangkutan orang atau penumpang ke Kota Batam. Yang diperbolehkan hanya angkutan barang dari berbagai daerah tujuan asal.

Menurut Rudi, dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Batam perlu dilakukan pembatasan lalu lintas orang. Khususnya dari wilayah yang terinfeksi Covid-19 menggunakan kapal penumpang melalui pelabuhan laut Batam.

Permohonan penghentian sementara pelayaran penumpang ke Batam itu merujuk surat Ditjen Hubla PR.101/334/DA-2020 perihal Optimalisasi Operasi Kapal PSO Penumpang dan Perintis di Masa Karantina Wilayah akibat Covid-19. Dan memperhatikan Permenkes No.9 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.