Peduli Pendidikan Siswa, Mahasiswa Batam Gelar Gerakan Sejuta Koin Bantu Pembelajaran Daring

INTREN.ID, BATAM – Fenomena dan persoalan pendidikan membuat para mahasiswa Batam bergerak untuk membantu siswa yang dituntut harus belajar secara daring menggunakan smartphone. Yaitu semenjak pertama kali wabah Covid-19 ini masuk ke Indonesia tepatnya empat bulan yang lalu.

Gerakan Peduli Pendidikan Kota Batam sendiri merupakan suatu gerakan yang terdiri dari beberapa gabungan mahasiswa pendidikan. Yang berada di daerah sekitar maupun di luar Kepulauan Riau (Kepri).

Ketua GPP-Kota Batam dan Mahasiswa Pendidikan STAI Ibnu Sina Muhammad Rifai mengungkapkan, gerakan ini murni terlahir melalui hati nurani. Yang didasari dengan berbagai fenomena dan persoalan terutama yang berhubungan dengan bidang pendidikan di Indonesia khususnya Kota Batam.

“Hal inilah yang turut menjadi suatu alasan kuat bagi para Mahasiswa Pendidikan Kota Batam yang terpanggil jiwanya untuk membantu meringankan beban siswa dan siswi yang sedang belajar dari tingkat SD, SMP dan SMA. Yang terkendala dengan susahnya sinyal dan kuota internet yang mahal,” ucap Rifai.

Kegiatan ini juga diikuti oleh 35 Mahasiswa yang berasal dari kampus di sekitar Kepri maupun di luar Kepri, seperti STAI Ibnu Sina, Unrika, Umrah, UIN Sunan Kalijaga, IAI Abdullah Said, IPMKOB-Pekanbaru, UIR dan UNRI.

Kegiatan aksi galang dana ini sudah berlangsung sejak tanggal 21 Agustus-23 Agustus 2020, yang bertempat di Simpang Lampu Merah Kepri Mall.

Menurutnya, dalam menyikapi hal ini, bangsa Indonesia secara khusus pemerintah yang tekait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Batam belum menemukan solusi terbaik. Dalam menghadapi persoalan pembelajaran dalam jaringan atau pembelajaran daring.

“Mungkin yang bisa kami lakukan sebagai mahasiswa pendidikan adalah dengan aksi galang dana yang mana dengan menggunakan metode ekonomi silang. Yakni kaya membantu yang miskin dan yang miskin mendoakan yang kaya,” bebernya.

“Dan Insyaallah saya dengan para mahasiswa lainya sepakat nanti akan menyalurkan dana yang sudah terkumpul kepada adik-adik dari tingkat SD, SMP dan SMA yang benar-benar terdampak dengan adanya pembelajaran daring ini serta tak lupa untuk melakukan riset terlebih dahulu,” tambah Rifai.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Peduli Pendidikan. Karena sudah berkontribusi nyata dan ikut andil dalam mencari solusi di tengah pandemi.

“Tak banyak orang seperti kalian sekarang yang peduli dengan proses pendidikan terlebih pada saat wabah seperti ini, saya ucapkan terima kasih,” ucapnya.

Akhir dari serangkaian kegiatan yang dilakukan itu dengan mengalokasikan hasil galang dana yang telah diperoleh beberapa waktu sebelumnya. Baik secara offline maupun online, kepada siswa/siswi yang telah terdata di ‘PIP’ Dinas Pendidikan Kota Batam, yakni SD & SMP An-nahda Sekupang, SDN 010 Tiban Kampung, SDN 004 Tanjung Uma, SDN 003 & SDN 006 Sagulung. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.