Pasokan Logistik Harus Terjamin Saat Karantina Wilayah

YLKI Ingatkan Pemerintah Mempermudah Akses dan Harga yang Wajar

INTREN.ID, JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengingatkan hak konsumen atas barang konsumsi harus dipenuhi. Jika karantina wilayah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona baru (Covid-19) jadi diberlakukan .

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, hal pertama yang harus menjadi perhatian saat karantina wilayah adalah pasokan logistik yang harus terjaga. “Karena saat kebijakan karantina wilayah atau bahkan lockdown dilakukan, yang tetap harus dibuka adalah akses pada logistik,” sebut dia, Selasa (31/3/2020).

Menurutnya lebih ideal lagi jika seluruh kebutuhan konsumen atau masyarakat secara umum ditanggung oleh negara. Tulus mencontohkan di banyak negara yang menerapkan karantina wilayah atau lockdown, pemerintah menanggung kebutuhan konsumsi masyarakat dengan baik.

“Di Australia misalnya, setiap orang diberikan subsidi sebesar Rp 11 juta selama masa karantina wilayah diterapkan di negara itu,” ungkapnya.

Hal tersebut menurut Tulus merupakan hak warga negara yang dijamin undang-undang. Apabila karantina wilayah untuk kepentingan yang lebih besar diterapkan. Pemerintah dalam hal ini harus mampu menjamin akses pada bahan pangan mudah jika pemenuhan kebutuhan hak hidup akan pangan tidak bisa dipenuhi masyarakat.

- ADVERTISEMENT -

“Akses-akses harus dipermudah dengan harga yang wajar. Jangan sampai dikarantina wilayahnya, tetapi masyarakat sulit mengakses bahan logistik dan kalaupun ada, harganya di luar batas rasional,” papar Tulus.

Untuk itu dia menekankan pentingnya aksesibilitas dan keterjangkauan atas barang konsumsi bagi masyarakat. Bila tidak, maka pemerintah jangan menerapkan kebijakan karantina wilayah.

Lebih lanjut Tulus mengusulkan ada bentuk kompensasi yang diberikan pemerintah di saat situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Misalnya memberikan subsidi potongan 30-50 persen tagihan konsumen sepertilistrik, telepon, atau air. Khususnya bagi daerah-daerah yang dinyatakan harus karantina wilayah.

Semua hal itu menurut Tulus, perlu sangat dipertimbangkan untuk mencegah terjadinya social unrest, kaos, atau kerusuhan yang sebenarnya tidak perlu terjadi di kalangan masyarakat. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.