Pasien Positif Corona Dikabarkan Kabur, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan Bontang

INTREN.ID, BONTANG – Belakangan viral informasi melalui aplikasi whatsapp yang menyebut adanya pasien positif virus corona baru (Covid-19) kabur dari RSUD Taman Husada. Informasi ini mendapat tanggapan dari Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang.

Kepala Diskes Bontang dr Bahauddin menyebut, pasien yang dimaksud merupakan pasien BTG 24. Diketahui pasien itu merupakan kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatis). Dirinya mengklarifikasi bahwa sejak awal petugas cukup berupaya keras dan melakukan pendekatan persuasif untuk membawa pasien ini ke rumah sakit.

Pada akhirnya secara mandiri yang bersangkutan mendatangi RSUD Bontang dan telah melakukan pemeriksaan. Namun setelah itu dia dan keluarganya bersikeras untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

Karena pertimbangan kondisi pasien, hasil pemeriksaan, dan perhitungan masa isolasi, akhirnya yang bersangkutan diperkenankan melakukan isolasi di rumah.

“Kami sudah bekerja sama dengan pihak RT dan kelurahan setempat untuk melakukan pengawasan ketat terhadap yang bersangkutan,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, pasien BTG 24 ini merupakan seorang perempuan berusia 55 tahun dan kesehariannya berprofesi sebagai pedagang. Pada 22 Juli lalu, yang bersangkutan melakukan rapid test di Klinik PT Kaltim Medika Utama (Klinik Satelit) bersama anak perempuannya (N), dan 2 keluarganya (TR dan JN), sebagai persyaratan penerbangan untuk pulang kampung ke Madura.

“Hasilnya, pasien BTG 24 menunjukkan reaktif. Sedangkan N, TR, dan JN hasilnya non reaktif,” ujar Bahauddin.

Karena reaktif, selanjutnya pasien BTG 24 ini melakukan pemeriksaan swab di RSUD Bontang. Sembari menunggu hasilnya keluar, yang bersangkutan diminta melakukan karantina mandiri di rumah. Selama di rumah, pasien BTG 24 melakukan kontak dengan suami, anak keduanya, serta cucunya.

“Anggota keluarga yang tinggal serumah tetap melakukan aktivitas keluar rumah seperti ke pasar, tempat ibadah dan lingkungan sekitar,” tukasnya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.