Pasien Corona di Batam Masih Bertambah, Banyak yang Dikirim ke Pulau Galang

INTREN.ID, BATAM – Pasien positif terpapar virus corona baru (Covid-19) di Batam masih terus bertambah pada Jumat (15/4/2020). Hal ini setelah tim analisis dari BTKLPP Batam mengumumkan hasil pemeriksaan swab pada sampel pasien yang diduga terinfeksi Covid-19.

Dari pesan tertulis Wali Kota Batam Muhammad Rudi, pada Jumat Batam mendapat tambahan tiga pasien Covid-19. Yaitu dua perempuan dan satu laki-laki dengan kondisi yang cukup stabil.

Pasien pertama merupakan perempuan tenaga kesehatan keperawatan yang bertugas di ruang perawatan isolasi pasien Covid -19 di salah satu rumah sakit swasta di kawasan Lubuk Baja Batam. Yang bersangkutan berinisial NS (30), bertempat tinggal di kawasan Perumahan Tiban.

“Sesuai dengan protokol rumah sakit tempatnya bertugas, ditetapkan bahwa setiap tenaga kesehatan dikategorikan sebagai Orang Dalam Resiko (ODR) yang wajib melakukan rapid test,” kata Rudi.

Dengan hasil RDT reaktif, akhirnya dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab di rumah sakit tempatnya bekerja. Dari hasil pemeriksaan, didapatkan positif terjangkit Corona.

“Saat ini yang bersangkutan dirawat di RS tempatnya bekerja dalam kondisi yang stabil. Ditetapkan sebagai pasien nomor 51,” kata Rudi.

Untuk kasus kedua, merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial M (41) yang beralamat di kawasan perumahan Bengkong, Kelurahan Sadai. Yang bersangkutan merupakan seorang pasien dalam pengawasan (PDP) dari pasien nomor 35.

Setelah dua kali menjalani RDT, akhirnya M mengikuti swab dengan hasil positif. Kini dia ditetapkan sebagai pasien nomor 52.

Untuk kasus selanjutnya, merupakan seorang laki-laki berinisial MST (32) yang berprofesi sebagai guru sekolah dasar di Batam. MST bertempat tinggal di kawasan Perumahan Bengkong, Kelurahan Sadai.

“Yang bersangkutan mengatakan pada tanggal 26 April 2020 pernah melakukan kontak langsung dengan terkonfirmasi positif Nomor 35. Yaitu saat melaksanakan salat berjemaah di Masjid A-F. Jadi kami lakukan swab juga,” ungkap Rudi.

Hasil Swab seorang guru tersebut menunjukkan positif Covid-19. Kini ditetapkan sebagai pasien nomor 52 di Kota Batam.

“Untuk dua pasien berasal dari Bengkong telah kami kirim ke RSKI Galang,” kata Rudi. Tak hanya itu, satu pasien nomor 50 di Kota Batam, berinisial CK (61) juga telah dikirim ke RSKI pada tanggal 14 Mei 2020 lalu.

Kata Rudi, pihaknya menyimpulkan dari hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan, sementara bahwa terjadinya kasus baru ini diyakini karena adanya sumber penularan/transmisi lokal yang baru. Serta adanya pertumbuhan kasus yang berkaitan dengan klaster Bengkong pada terkonfirmasi positif nomor 35.

“Dengan demikian maka tim surveilans dan epidemiologi masih terus bergerak, melakukan proses contact tracing dan penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap semua orang yang diduga memiliki kontak terhadap kasus-kasus terkonfirmasi tersebut di atas,” sebutnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.