Pandemi Corona Bikin Pasar Tradisional di Bontang Sepi

Pembeli Berkurang, Para Pedagang Mengeluh

INTREN.ID, BONTANG – Sejumlah pedagang di tiga pasar tradisional Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluh. Lantaran mengalami penurunan pembeli semenjak pandemi virus corona baru (Covid-19) ini mengantui Kota Taman.

Keluhan ini diketahui saat Pemkot Bontang bersama tim gabungan ketahanan pangan melakukan monitoring harga di pasar tradisional belum lama ini.

“Pembeli saat ini sudah jarang ke pasar. Mereka kebanyakan memilih belanja melalui online atau memanfaatkan jasa kurir yang bisa mengantarkan ke rumah,” ujar Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang, Debora Kristiani.

- ADVERTISEMENT -

Dijelaskan lebih lanjut, kondisi ini diperparah faktor tidak adanya acara seperti pernikahan atau hajatan besar lainnya. Ditambah warung atau tempat makan yang sepi dan kantin-kantin sekolah yang tutup semakin memperparah keadaan ini. Sehingga wajar jika saat monitoring hal tersebut yang banyak dikeluhkan pedagang.

“Untuk stok pangan masih stabil dan aman. Hanya pembelinya yang berkurang. Semoga saja pandemi ini segera berlalu, agar aktivitas roda perekonomian bisa berjalan normal kembali. Kalau stok banyak tetapi penjualan rendah juga kurang baik,” pungkasnya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.