Olahraga Ekstrem yang Identik dengan Ketinggian, Berani Coba

INTREN.ID, BOGOR – Pecinta ketinggian memang sering dikaitkan dengan olahraga ekstrem. Bagaimana tidak, biasanya para penyuka ketinggian cenderung memilih berolahraga seperti melayang agar dapat menikmati pemandangan dan sapuan angin.

Namun biasanya olahraga seperti itu banyak di negara maju seperti Singapura atau Amerika. Nah, ternyata kamu juga bisa melakukannya di Indonesia. Penasaran olahraga ekstrem apa saja yang ada di negeri sendiri? Berikut list dan kisaran budgetnya.

1. Skydiving

Skydiving sering disamakan dengan terjun payung, padahal berbeda. Terjun payung adalah olahraga melompat dari ketinggian menggunakan parasut untuk memperlambat laju jatuh.

Nah, kalau Skydiving parasut tidak langsung dibuka. Kamu akan melakukan free fall selama kurang lebih satu menit sebelum membuka parasutmu. Penasaran kan gimana rasanya jatuh bebas dengan kecepatan lebih dari 100km/jam?

Di Indonesia sudah banyak spot skydiving yang biasanya dikunjungi para atlet. Namun, buat kamu yang belum memiliki lisensi terbang, kalian bisa tandem terlebih dahulu, yakni terbang ditemani instruktur dengan satu parasut.

Di Indonesia hal tersebut bisa dilakukan di daerah Jawa Barat di bawah lisensi Nusawiru Paracenter. Di sana kalian akan diajak menaiki helikopter mini sebelum dijatuhkan dari ketinggian 7000-10.000 kaki. Wow!

Berani coba? Cukup dengan 4-5 juta rupiah, kamu sudah mendapatkan pengalaman tandem skydiving yang tidak terlupakan.

2. Paralayang/Paragliding

- ADVERTISEMENT -

Jika skydiving tadi terjun dari helikopter, di paralayang kalian tidak membutuhkan itu. Paralayang sendiri adalah olahraga terbang bebas dengan menggunakan parasut yang lepas landas dengan kaki, biasanya dilakukan dari atas gunung atau lereng bukit.

Di Indonesia sudah banyak spot untuk melakukan paralayang. Di daerah Jawa, olahraga ini bisa kamu temui di Puncak, Bogor. Jika belum memiliki lisensi, kalian juga dapat melakukan tandem dengan instruktur yang sudah bersertifikat.

Hanya dengan merogoh kocek 300-400 ribu rupiah saja kalian sudah bisa terbang bebas selama 15-20 menit.

3. Terbang dengan Paramotor

Pernah dengar olahraga paramotor? Olahraga ini termasuk olahraga dirgantara, jadi wajar jika namanya belum terlalu familiar di Indonesia. Paramotor sendiri adalah olahraga yang  memadukan adrenalin dan rekreasi. Di olahraga ini kamu akan terbang menggunakan mesin/motor yang dibantu dengan parasut.

Di Indonesia jika kamu belum memiliki izin terbang, kamu bisa juga bisa tandem di area Lido Resort, Sukabumi. Di bawah lisensi Pegasus Aero Club, kamu akan diajak terbang selama 15 menit sampai 2 jam. Cukup dengan biaya Rp 600 ribu sampai Rp 4 juta tergantung durasi lama terbang.

4 .Bungee Jumping/Rope Jumping

Kalau olahraga yang satu ini pasti sudah sering dengar ya. Di Indonesia bungee jumping sudah banyak tersedia di Bali ataupun Lombok. Bungee jumping atau rope jumping adalah olahraga dengan cara melompat dari ketinggian tertentu menggunakan tali yang diikat di kedua kaki.

Perbedaannya, rope jumping menggunakan peralatan panjat tebing, seperti tali karmantel, seat harness dan sebagainya. Ini karena harganya lebih murah ketimbang peralatan khusus bungee jumping, tapi tetap menjamin keamanan kok.

Untuk bungee jumping kamu bisa mengeluarkan biaya sebesar Rp 850 ribu. Sedangkan untuk rope jumping kamu bisa melakukannya di Jembatan Rajamandala, Mandalawangi, Bandung dan Jembatan Duwet, Kulon Progo, Jogjakarta. Cukup dengan Rp 200 ribu kamu sudah bisa lompat bebas.  (red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.