Oknum Satpol PP dan Pekerja Kontrak Dinas Sosial Batam Jadi Tersangka Pemerasan Pengemis

INTREN.ID, BATAM – Dua oknum Satpol PP dan satu pekerja kontrak Dinas Sosial Batam ditetapkan jadi tersangka kasus pemerasan terhadap pengemis. Penetapan tersangka setelah melalui Pemeriksaan dan pendalaman oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Kepri.

Ketiga oknum tersebut Berinisial SU yang merupakan PNS di Satpol PP, inisial AA pekerja Kontrak di Dinas Sosial Kota Batam dan Inisial RM Honorer di Satpol PP. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt, Jumat (23/10/20).

“Di awal pemeriksaan tim telah mengamankan empat orang dengan Inisial SU, JP, MR dan KS. Kemudian penyidikan terus berkembang dan Tim kembali melakukan pemeriksaan terhadap Inisial AA dan RM,” bebernya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap keenam orang tersebut maka didapat tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka yaitu Inisial SU, AA dan RM sedangkan Insial JP, MR dan KS ditetapkan sebagai saksi dalam perkara ini,” sambung Harry.

- ADVERTISEMENT -

Ditetapkannya AA dan RM sebagai tersangka dikarenakan perannya secara bergantian sebagai sopir mobil Dinas Sosial Kota Batam. Sedangkan SU bertugas mengambil uang dari para pengemis.

Tindak Pidana ini telah dilakukan semenjak Juli 2020 sampai dengan terungkapnya kasus ini pada Oktober 2020. “Uang yang diambil dari para pengemis tersebut bervariasi berkisar Rp 50 ribu sampai dengan Rp 400 ribu,” ungkap Harry.

Atas perbuatan para tersangka diancam dengan Pasal 145 Jo Pasal 143 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas. Menghalang-halangi dan atau melarang penyandang disabilitas untuk mendapatkan haknya. dengan Ancaman 2 tahun Penjara. Dan Pasal 368 Kuhpidana dengan ancaman 9 tahun penjara. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.