Mulai 1 November Ini BPJS Kesehatan “Bersihkan” Peserta Bermasalah, Lakukan Ini Biar Akun Anda Tak Dibekukan

INTREN.ID, JAKARTA – BPJS Kesehatan akan melakukan cleansing data untuk peserta yang bermasalah. Proses ini dilakukan mulai 1 November.

Imbas dari kebijakan tersebut, akun peserta BPJS Kesehatan bisa dibekukan sementara. Nah, bagaimana caranya supaya akun BPJS Kesehatan tidak dibekukan?

Langkah pertama adalah memeriksa status nomor induk kependudukan (NIK) mulai dari media komunikasi hingga kanal layanan tanpa tatap muka di BPJS Kesehatan.

Keterangan resmi BPJS Kesehatan menyebutkan, langkah ini untuk meningkatkan keakurasian data. Sehingga bisa memberikan pelayanan jaminan kesehatan yang maksimal.

Jika sudah diperiksa dan status NIK berubah dari aktif menjadi nonaktif dengan keterangan “registrasi ulang kelengkapan administrasi untuk pemutakhiran data, lengkapi data kartu keluarga (KK) atau kartu tanda penduduk (KTP)”, langkah selanjutnya adalah pendaftaran ulang.

“Dalam proses registrasi ulang ini, peserta menyampaikan pembaharuan NIK Dukcapil melalui pelayanan tatap muka dan tanpa tatap muka,” tulis keterangan resmi BPJS Kesehatan.

Penonaktifan sementara ini tidak akan mengurangi hak peserta untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan. Sebagai informasi, keputusan pembekuan sementara ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun buku 2018 dan hasil Rakornas Eselon I Kementerian/Lembaga.

Artinya, peserta yang tidak dilengkapi NIK pada segmen peserta nonpenerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI JK) akan dibekukan pada 1 November 2020 mendatang.

Adapun segmen non-PBI Jaminan Kesehatan yang dimaksud terdiri dari segmen peserta dan anggota keluarga pekerja penerima upah penyelenggara negara seperti ASN, TNI Polri, serta pensiunannya. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.