Mudik Lebaran Ditiadakan Akibat Covid-19, Ketua DPRD Kota Bontang Ingatkan soal Konsistensi

INTREN.ID, BONTANG – Pemerintah resmi melarang adanya mudik saat Idulfitri 1442 Hijriah tahun ini. Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri 1442 H Guna Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menegaskan, aturan soal larangan mudik harus dijalankan dengan konsisten. Jangan sampai ada ketidaksamaan pendapat, justru menimbulkan kebingungan di masyarakat. Apalagi jika sampai terjadi gejolak.

“Ketika sudah diputuskan jangan mudik, maka pemerintah harus satu bahasa. Misalnya, jika diperbolehkan lintas kota antarprovinsi dengan melengkapi antigen, maka itu harus dijalankan. Jangan sampai malah nantinya berbeda pendapat. Apalagi jika masyarakat sudah melengkapi surat antigen, tapi malah dilarang melintas,” tegas Andi Faiz.

Di samping itu, politisi Golkar itu juga mengimbau kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk memperketat pengawasan di Tugu Selamat Datang Bontang. Yang paling penting, sambung dia, petugas harus dibekali pengetahuan dan informasi yang sama terkait kebijakan larangan mudik tersebut.

“Di samping itu, saya juga mengajak seluruh masyarakat Bontang untuk bisa menahan diri agar tidak mudik atau keluar kota. Tujuannya adalah mengurangi risiko penularan Covid-19. Untuk sementara waktu, kita Lebaran di kota saja,” tutupnya. (***/adv)

Reporter: Herdianto

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.