MTQ XXX Batam Resmi Dibuka di Tengah Pandemi Corona, Peserta dan Dewan Hakim Wajib Rapid Test

INTREN.ID, BATAM – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX tingkat Kota Batam secara resmi telah dibuka oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Senin (24/8/2020) malam di Dataran Engku Putri Batam Center.

Rudi menyampaikan seyogyanya MTQ XXX telah direncanakan pada Mei 2020 lalu. Namun dengan situasi Covid-19 dan sehingga baru dilaksanakan sekarang, setelah pemerintah menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal.

“Saya sampaikan terima kasih, malam ini telah memenuhi protokol kesehatan,” ucap Rudi.

Pada MTQ XXX yang diikuti 428 peserta dari 12 kecamatan se-Kota Batam, Rudi meminta agar dalam keseharian masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan. Menurutnya penyelesaian persoalan ini tidak cukup dilakukan oleh pemerintah. Terlebih penyebarannya sudah menjadi transmisi lokal.

“Maka dari itu, penting ada kesadaran dalam diri kita masing-masing. Covid-19 ini akan benar-benar selesai jika ada vaksin. Vaksin sekarang belum ada, sebelum vaksin ditemukan, penerapan protokol kesehatan memiliki peran yang penting,” papar dia.

Sementara itu Ketua Panitia MTQ XXX Kota Batam Jefridin memaparkan penyelenggaraan MTQ kali ini yang cukup berbeda dari tahun sebelumnya. Karena Pelaksanaan MTQ tahun ini mengedepankan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Peserta dan dewan hakim wajib menunjukkan hasil rapid test. Masyarakat yang hadir juga menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker dan diperiksa suhu tubuhnya. Kami siapkan streaming juga, agar masyarakat dapat menyaksikan dari rumah,” kata dia.

Pada MTQ tahun ini, ada 10 cabang yang diperlombakan. Yang pertama cabang Seni Al-Qur’an dengan lima kategori antara lain golongan tartil, golongan tilawah anak-anak, golongan remaja, golongan tilawah cacat netra, dan golongan tilawah dewasa. Untuk qira’at Al-Qur’an hanya untuk golongan mujawwad dewasa putra dan putri.

Cabang lainnya, ialah hafalan Al-Qur’an. Untuk cabang ini, ada lima kategori; golongan 1 juz tilawah, golongan 5 juz tilawah, golongan 10 juz tilawah, golongan 20 juz, serta golongan 30 juz. Kemudian cabang tafsir Al-Qur’an terdiri dari tiga kategori; golongan bahasa arab putra putri, golongan bahasa indonesia putra dan putri, golongan bahasa inggris putra dan putri.

“Untuk cabang lain yakni syarh Al-Qur’an, cabang fahm Al-Qur’an putra dan putri,” katanya.

Cabang yang diperlombakan lainnya; seni kaligrafi Al-Qur’an dengan empat kategori. Pertama, golongan naskah, golongan hiasan mushaf, golongan dekorasi dan golongan kontemporer. “Serta Tiga cabang lainnya yang diperlombakan, MTQ, lomba stan bazar, dan lomba qasidah rebana,” ungkap Jefridin.

Dia berharap, kegiatan ini bisa menjadi wahana silaturahmi yang efektif dalam mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Salah satu upaya membangkitkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an.

“Semoga bisa meningkatkan kemampuan membaca, menulis, menerjemahkan, menghafal, menafsirkan memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dan hadist di kalangan umat Islam. Serta terbinanya masyarakat qurani dan berakhlak mulia dalam pembangunan keagamaan di Kota Batam yang lebih baik,” harapnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.