Mengunjungi Telaga Batu Arang di Sangatta, Bekas Tambang yang Disulap Menjadi Telaga Cantik

INTREN.ID, SANGATTA – Kegiatan pertambangan kerap kali meninggalkan lahan dengan kondisi banyak lubang galian. Reklamasi pasca tambang menjadi upaya yang harus dilakukan untuk mengembalikan lahan agar bisa dimanfaatkan dan produktif kembali, salah satunya untuk wisata.

“Reklamasi pasca tambang yang baik menjadi indikator bahwa perusahaan peduli dengan keberlangsungan lingkungan, baik bagi lahan itu sendiri maupun membangun masyarakat sekitar. Untuk tempat wisata alam dan edukasi misalnya, jika dikelola dengan baik, bisa membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitarnya,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Agung Pribadi melalui keterangan persnya, Senin (16/11/2020).

Bekas lahan tambang menjadi telaga cantik hadir pula di Telaga Batu Arang, Sangatta, Kaltim. Lokasi itu merupakan reklamasi pasca tambang milik PT Kaltim Prima Coal. Dengan mengangkat konsep eco tourism, kawasan seluas 270 hektare dengan telaga seluas 12,43 hektare ini telah direklamasi sejak 2001. Kini menjadi wisata edukasi, kebun botani dan hewani.

- ADVERTISEMENT -

Berdasar keterangan resmi KPC disebutkan bahwa Telaga Batu Arang yang sebelumnya kolam pengendapan telah berubah menjadi objek wisata utama, dan keanekaragaman hayati melalui rehabilitasi lahan juga telah mengundang berbagai hewan endemic.

Air dari telaga dikategorikan kelas A, yakni air baku air minum oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan dapat menjadi sumber air PDAM. Selain telaga, beberapa area yang bisa dikunjungi saat ini yakni, Bukit Pandang yang menyajikan pemandangan ke berbagai arah mencakup Taman Nasional Kutai (TNK), Sungai Sangatta, tambang KPC, dan keindahan danau secara menyeluruh.

Hingga saat ini, Telaga Batu Arang masih dalam proses penyiapan infrastruktur dan uji coba berbagai objek wisata yang ada, sehingga baru dipakai untuk acara perusahaan dan kalangan terbatas. Diharapkan saat lokasi reklamasi pasca tambang ini sudah siap untuk objek wisata, akan menggerakan ekonomi masyarakat sekitar tambang. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.