Masjid Istiqlal Ditutup, Tak Ada Tarawih Saat Ramadan

Kegiatan Berjemaah Dibatalkan, Hanya Dua Program yang Dilaksanakan

INTREN.ID, JAKARTA – Tidak akan ada kegiatan berjemaah, termasuk salat tarawih di Masjid Istiqlal pada Ramadan ini. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Kepala Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah mengatakan, bahwa belasan program yang biasanya diadakan saat Ramadan dibatalkan. Sehingga tidak ada pelayanan agama selama masa Covid-19 di Masjid Istiqlal.

Meski begitu ada beberapa program masjid yang tetap dijalankan. Namun program tersebut bukanlah kegiatan yang dilakukan bersama-sama dan disiapkan dengan sistem yang dirancang pengelola masjid.

“Program biasanya sekira 17. Namun di antara 17 program itu hanya ada dua program yang kami laksanakan. Kedua program itu ialah pengumpulan zakat dan santunan yatim,” tuturnya.

Kedua program itu dilakukan dengan para penerima tidak datang langsung ke Istiqlal. Melainkan melalui sistem dalam jaringan (daring). Sementara zakat fitrah disalurkan dengan menyebarkan rekening.

“Kami sudah sebar rekening untuk transfer dan orangnya tidak perlu ke Masjid Istiqlal. Pembagiannya diantar seperti pembagian daging hewan kurban, jadi mereka tidak perlu datang ke Masjid Istiqlal,” urai Abu.

Untuk mengantisipasi kedatangan para jemaah, pihak pengelola juga telah menutup gerbang masuk. Juga telah memasang imbauan di kawasan masjid bahwa masjid tidak akan buka seperti kebijakan yang disuarakan pemerintah dan majelis ulama.

“Masyarakat tidak perlu datang ke Masjid Istiqlal. Karena masjid kali ini pasti kami tutup. Hal itu dilakukan sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan MUI,” tegasnya. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.