Masih Sosialisasi, Pemko Batam Belum Terapkan Sanksi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

INTREN.ID, BATAM – Secara tegas, Kepala Bidang (Kabid) Tramtib Satpol PP Kota Batam Imam Tohari menyampaikan pihaknya belum melakukan pemberian sanksi atau denda kepada pelanggar Perwako Nomor 49 Tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus corona baru (Covid-19).

Kata dia, hingga saat ini Satpol PP masih terus melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat Kota Batam dengan menerjunkan seluruh tim yang berada di seluruh kecamatan. “Masih kami lakukan sosialisasi, jadi tim kecamatan juga masih terus bergerak. Kalau total anggota sekira 12 tiap kecamatannya,” ucap Imam, saat dihubungi Intren.id, Rabu (9/9/2020).

Dia mengatakan, sasaran utama sosialisasi yang dilakukan oleh pihaknya adalah tempat keramaian seperti kafe dan pasar. Kata dia, sosialisasi tersebut akan dilakukan selama satu atau dua hari ke depan, baru dilanjutkan pemberian sanksi kepada para pelanggar.

“Sambil menunggu cuaca. Sampai saat ini kan masih hujan, jadi kami tunggu hingga cuaca memungkinkan, baru kami turun ke lapangan,” ungkapnya.

Adapun sanksi bagi perorangan berupa teguran lisan atau tertulis, kerja sosial dan denda administratif hingga Rp 250.000 atau membersihkan fasilitas umum atau area publik selama 120 menit.

Sedangkan sanksi bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yaitu teguran lisan atau teguran tertulis. Hingga pencabutan izin usaha, apabila sampai pelanggaran keempat. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.