Lindungi Kontraktor Lokal, Komisi I DPRD Bontang Minta Pemerintah Buat Regulasi untuk Investor

INTREN.ID, BONTANG – Komisi I DPRD Bontang, meminta kepada Pemkot Bontang untuk membuat payung hukum yang mengatur regulasi tentang perlindungan kontraktor atau pengusaha lokal di Kota Taman. Hal ini berkaca dari seringnya permasalahan yang timbul mengenai menunggaknya pembayaran oleh investor ke kontraktor lokal.

Salah satunya, yang menimpa CV Cahaya Mandiri beserta beberapa kontraktor lokal lainnya. Diketahui, penunggakan pembayaran oleh PT D&C Engineering selaku investor kepada kontraktor lokal sudah terjadi cukup lama. Permasalahan perselisihan kerja ini juga telah beberapa kali dibawa ke rapat dengar pendapat (RDP) dengan komisi I.

Namun hingga kini belum juga membuahkan hasil. Terakhir, PT D&C Engeneering mangkir tanpa alasan dari panggilan wakil rakyat tersebut. Sehingga permasalahan ini belum menemui titik terang.

Atas permasalahan tersebut anggota Komisi I DPRD Bontang, Muhammad Irfan mendesak perlu adanya regulasi berupa peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang kewajiban investor memiliki kantor cabang di Bontang. Sehingga ketika terjadi permasalahan seperti ini kata dia, pihak manajemennya tidak susah untuk dihubungi.

“Selama ini ketika ada permasalahan, selalu alasannya kewenangannya ada di kantor pusat yang berada di luar kota,” ungkapnya usai RDP, Senin (12/4/2021) lalu.

Irfan menegaskan, sejatinya DPRD tidak anti terhadap investasi. Namun investasi yang diharapkan adalah, yang tidak merugikan pihak lain, dalam hal ini kontraktor lokal. Sehingga dengan adanya regulasi tersebut dirinya berharap, semua permasalahan perselisihan kerja bisa diselesaikan degan baik. (***/adv)

Reporter: Herdianto

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.