Lima Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Poros Balikpapan-Samarinda, Safaruddin: Harus Ada Upaya Pencegahan Agar Tak Terulang

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Lima orang tewas dalam kecelakaan maut di kilometer 24, poros Balikpapan-Samarinda, Rabu (21/9/2022) dini hari. Para korban yang berdiri di bahu jalan ditabrak truk bermuatan ekskavator yang melintas. Pengemudi-penumpang berada di jalan lantaran terlibat cekcok akibat dua kendaraan yang mereka tumpangi bersenggolan.

Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Irjen Pol (Purn) Drs H Safaruddin menyoroti kejadian itu. Banyaknya korban jiwa dalam kejadian itu harus menjadi atensi dari pihak terkait. Mengingat poros Balikpapan-Samarinda merupakan jalur pilihan utama masyarakat Benua Etam. Jangan sampai ke depannya kasus serupa terjadi lagi.

“Saya prihatin atas musibah tersebut. Persoalan ini harus menjadi atensi. Apakah ada unsur kelalaian atau faktor lainnya dalam kecelakaan itu, harus diselidiki. Yang pasti harus ada upaya pencegahan agar kejadian serupa tak terulang,” kata anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu menambahkan, upaya pencegahan yang dimaksud berkaitan dengan peningkatan kesadaran untuk tertib berlalu lintas. Mulai dari persoalan kecepatan, muatan, rambu-rambu lalu lintas, hingga sarana-prasarana penunjang keselamatan di jalan.

“Tidak ada salahnya untuk terus menggencarkan sosialiasi tentang keselamatan lalu lintas. Mulai dari lingkungan sekitar, sekolah, hingga tempat kerja. Sudah menjadi tugas kita bersama untuk menekan terjadinya angka kecelakaan lalu lintas,” kata Kapolda Kaltim 2015-2018 itu.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil Daihatsu Grandmax dan Toyota Etios berhenti di bahu jalan sebelah kiri arah Balikpapan-Samarinda. Pengemudi-penumpang cekcok usai serempetan di arah Kota Balikpapan. Saat itulah, seluruh penumpangnya turun dari kendaraan dan berdiri di pinggir jalan.

Selang beberapa waktu, truk bermuatan ekskavator melaju kencang dari arah bersamaan, namun saat di titik kejadian dari arah berlawanan juga melintas sebuah truk Fusso. Truk tersebut banting kemudia dan menabrak kerumunan itu. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.