- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

Lima Layanan Gojek Alami Peningkatan Permintaan di Tengah Pandemi

INTREN.ID, JAKARTA – Lima layanan Gojek tercatat mengalami peningkatan permintaan di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19). Layanan yang mengalami tren kenaikan penggunaan itu terutama layanan pesan antar makanan dan kebutuhan sehari-hari, layanan pembayaran digital, layanan donasi digital, layanan hiburan dan acara online, serta layanan logistik Gojek.

Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marita mengatakan, Gojek menyediakan beragam solusi dan inovasi untuk mendukung masyarakat tetap produktif. Dengan mengedepankan aspek kesehatan, kebersihan dan keamanan yang kini menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat di tengah pandemi global Covid-19.

“Sejak awal masa pandemi hingga memasuki masa tatanan baru sejumlah layanan Gojek mengalami peningkatan permintaan. Menjadikan Gojek sebagai super app andalan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 untuk tetap produktif dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Lima layanan Gojek yang mengalami peningkatan permintaan selama periode Maret-Mei 2020 dibandingkan dengan data periode Januari-Februari 2020 yaitu GoFood dan GoMart. Nila mengatakan, di tengah pandemi, GoFood terus berupaya menyesuaikan perilaku hidup baru masyarakat serta mendukung implementasi pembatasan jarak fisik.

Oleh karena itu, GoFood meluncurkan berbagai inovasi yaitu fitur contactless delivery, memperluas layanan dengan menghadirkan kategori makanan Ready to Cook (makanan siap masak) dan kemudahan pembelian bahan pokok melalui Pasar Mitra Tani.

“Layanan Ready to Cook sukses menjadi andalan masyarakat dalam menyiapkan makanan di tengah adaptasi kesibukan work from home serta kebutuhan variasi menu cepat dan sehat. Sejak diluncurkan April lalu, transaksi layanan Ready to Cook meningkat tiga kali lipat,” bebernya.

Kemudian layanan GoMart turut menjadi solusi masyarakat untuk belanja harian selama masa pandemi. Transaksi selama masa pandemi dari Maret hingga Mei 2020 naik tiga kali lipat dibandingkan periode sebelum pandemi, Desember 2019 sampai Februari 2020. Sementara itu pada periode yang sama, jumlah produk yang dibeli naik 4,6 kali lipat.

“Selama pandemi, masyarakat turut memanfaatkan kemudahan yang diberikan Gojek yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI untuk menghadirkan kebutuhan pokok lewat penambahan outlet Pasar,” sebutnya.

Senada dengan Mitra Tani di layanan GoFood. Transaksi masyarakat di Pasar Mitra Tani turut naik 2,3 kali lipat sejak pertama diluncurkan April.

- ADVERTISEMENT -

Untuk transaksi menggunakan GoPay juga mengalami kenaikan. Gojek mengklaim dengan kelengkapan fitur GoPay, pengguna dapat melakukan berbagai transaksi dengan aman dan nyaman. Salah satunya adalah untuk berbagi rezeki di bulan Ramadan.

“Jumlah transfer saldo GoPay ke sesama pengguna meningkat empat kali lipat dibandingkan bulan Ramadan tahun lalu. Pengguna juga menggunakan pembayaran digital untuk berinvestasi. Transaksi menggunakan GoPay untuk investasi reksadana naik hampir dua kali lipat. Penggunaan GoPay untuk pembelian kupon games juga naik tiga kali lipat,” urai Nila.

Sementara itu, transaksi GoPay di layanan GoMed yang bermitra dengan Halodoc meningkat dua kali lipat. Sejalan dengan upaya masyarakat untuk mengedepankan aspek kesehatan, salah satunya melalui layanan telemedis. Adapun transaksi pembelian obat melalui GoMed mengalami peningkatan signifikan hingga 103% dibandingkan dengan sebelum masa pandemi.

Nila menyebutkan, berjaga jarak selama pandemi tidak menghentikan masyarakat untuk saling membantu. Total donasi yang disalurkan menggunakan GoPay mencapai Rp 45 miliar pada periode Maret-Mei 2020 atau naik dua kali lipat dibandingkan periode sebelum pandemi.

Donasi menggunakan GoPay itu disalurkan masyarakat ke Kitabisa.com, ratusan rumah ibadah dan yayasan, pembelian tiket konser amal melalui GoTix, serta pembayaran zakat digital lewat aplikasi Gojek.

“Adapun apresiasi ke mitra driver melalui tip di akhir layanan mencapai Rp 77,6 miliar pada periode yang sama, naik dua kali lipat selama pandemi,” tuturnya.

Selain itu, Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB) milik Gojek bekerja sama dengan Kitabisa.com telah menyelenggarakan kampanye Sumbang Suara untuk membantu pekerja harian yang penghasilannya terdampak Covid-19. Masyarakat bisa melakukan donasi melalui GoPay.

“Cukup besarnya donasi menggunakan GoPay menunjukkan masyarakat Indonesia memiliki rasa empati tinggi dan jiwa gotong royong dalam membantu sesama menghadapi masa sulit ini,” simpulnya.

Sementara itu masyarakat juga makin memanfaatkan layanan pengiriman barang sebagai pengganti silaturahmi tatap muka. Selama masa pandemi, jumlah pesanan layanan pengiriman GoSend meningkat hampir 90%. Khusus sepanjang bulan Ramadan tahun ini, lebih dari 80% transaksi GoSend berasal dari layanan mengantarkan makanan dan minuman, kegiatan yang memperlihatkan simbol perhatian dan kasih sayang antar kerabat. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.