Liga 1 Terhenti Gegara Corona, Berikut Tuntutan Klub Peserta

INTREN.ID, JAKARTA – Mengganasnya wabah Covid-19 alias corona membuat kompetisi Liga 1 dan Liga 2 di Indonesia dihentikan sementara. Tak ada pertandingan hingga kondisi benar-benar stabil.

Menindaklanjuti hal itu, sebanyak sepuluh klub Liga 1 menggelar rapat guna memastikan kelanjutan kompetisi. Ada empat poin yang dihasilkan dan menjadi masukan untuk PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator.

Sepuluh klub yang mengikuti rapat adalah Persib Bandung, Persita Tangerang, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, PSM Makassar, Persiraja Banda Aceh, Arema FC, Barito Putera, dan Madura United.

- ADVERTISEMENT -

Poin-poin tersebut terkait dengan kelanjutan klub, serta nasib pemain dan ofisial. Selain itu juga menyangkut subsidi dari penyelenggara kepada kontestan.

Berikut hasil rapat sepuluh klub peserta Liga 1 2020:

  1. Merujuk surat BNPB N 13/2020 maka kemungkinan kompetisi bisa kick-off pada pekan pertama bulan Juni, sehingga bagi klub yang sudah menandatangani kontrak bisnis dengan para pihak untuk memastikan bahwa status gaji pemain, pelatih, dan official team dapat dibayar maksimal 25 persen sejak bulan Maret sampai dengan kick-off.
  2. Apabila pemerintah menyatakan lockdown total atau bencana nasional, maka secara otomatis semua kontrak bisnis dengan para pihak batal demi hukum. Sehingga klub dibebaskan dari kewajiban yang tertera dalam kontrak, termasuk dengan pemain, pelatih, official team, serta sponsor.
  3. Terhadap subsidi kepada klub seperti yang sudah ditetapkan sebelumnya agar tetap dibayarkan untuk bagian bulan Maret 2020.
  4. PSSI melalui komite legal melakukan langkah-langkah konkret dengan menginisiasi keputusan yang dapat melindungi klub dari tuntutan atau gugatan para pihak yang dapat merugikan. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.