Langgar Aturan Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, OJK Bekukan PT Intensif Multi Finance

INTREN.ID, JAKARTA – ​Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi membekukan kegiatan usaha PT Intensif Multi Finance. Hal itu sesuai Surat Nomor S-459/NB.2/2020 tanggal 4 November 2020.

Berdasarkan hasil monitoring OJK, perusahaan itu tidak memenuhi ketentuan Pasal 110 ayat (2) Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

“Yaitu, perusahaan pembiayaan wajib melakukan pemenuhan atas ketentuan Pasal 7 jo Pasal 2, Pasal 23 ayat (5), Pasal 26 ayat (1), Pasal 26 ayat (2), Pasal 34 ayat (1), dan Pasal 36 paling lama satu bulan sejak tanggal surat pemberitahuan,” demikian bunyi pernyataan OJK.

Dengan dibekukannya kegiatan usaha perusahaan pembiayaan tersebut, maka PT Intensif Multi Finance dilarang melakukan kegiatan usaha.

Diketahui, ada empat pelanggaran yang dilakukan perusahaan itu. Pertama, peraturan OJK Nomor 28/POJK.05/2014 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan.

Kedua, peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

Ketiga, peraturan OJK Nomor 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.

Keempat, Peraturan OJK Nomor 23/POJK.01/2019 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK Nomor 12/POJK.01/2017 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme di Sektor Jasa Keuangan. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.