Landasan Bandara APT Pranoto Samarinda Amblas, Batik Air Jurusan Jakarta Gagal Terbang

INTREN.ID, SAMARINDA – Pesawat Airbus 320-200 beregistrasi PK-LAQ milik maskapai Batik Air, membatalkan penerbangannya dari Bandara Internasional Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda, menuju Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Selasa (05/10/2020). Musababnya, landasan di bandara itu amblas.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, Batik Air telah mempersiapkan prosedur penerbangan menurut standar operasional. Pengecekan pesawat dijalankan sebelum keberangkatan dan dinyatakan laik terbang serta beroperasi. Persiapan layanan 103 tamu dan kargo berjalan lancar selama di darat.

Batik Air mengoperasikan pesawat tersebut, direncanakan untuk melayani penerbangan ID-6257 dari Samarinda tujuan Jakarta. Penerbangan dijadwalkan berangkat pukul 15.15 Wita dan diperkirakan tiba di Jakarta pada 16.20 WIB,” kata Danang dalam keterangan tertulis yang diterima intren.id.

Saat kejadian, pesawat mulai bergerak menuju runway melalui taxiway (landas gelinding/landas hubung). Ketika berada tepat di taxiway, pilot memutuskan untuk menunda keberangkatan dikarenakan merasakan struktur permukaan aspal pada landas hubung seperti tidak normal.

Lalu, pilot berkomunikasi dengan petugas lalu lintas udara serta petugas layanan darat untuk melakukan pengecekan. Batik Air menerima konfirmasi, bahwa landas gelinding dimaksud harus dilakukan pengecekan, karena kondisi amblas.

Untuk itu, guna mempermudah proses pergerakan posisi pesawat ke apron (landas parkir) dengan cara didorong (ditarik mundur), maka guna mengurangi beban pesawat seluruh tamu dan kargo diturunkan. Para tamu dikembalikan ke ruang tunggu untuk mendapatkan pelayanan dan informasi lebih lanjut. Batik Air menyampaikan, bahwa posisi pesawat pada jalur normal,” ujar Danang.

Proses penarikan pesawat udara membutuhkan waktu. Batik Air, sambung dia, senantiasa berkoordinaasi dan bekerja sama dengan pengelola bandara serta pihak terkait lainnya, agar proses pemindahan posisi pesawat berjalan lancar.

Hingga kini, selama proses pengecekan dan perbaikan landas hubung, tidak ada penerbangan yang beroperasi untuk fase lepas landas dan mendarat. Batik Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional penerbangan Batik Air lainnya tetap berjalan normal,” tutup Danang. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.