Lampu Hias 10 Meter di Laluan Madani Diklaim Jadi Daya Tarik Baru bagi Batam

INTREN.ID, BATAM – Beberapa perencanaan pembangunan taman di Laluan Madani terus disuarakan baik oleh Wakil Wali Kota Batam maupun Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Batam.

Terbaru, untuk mempercantik daerah di sekitar laluan Madani, BMSDA akan memasang lampu hias setinggi 10 meter. Dengan model lampu hiasnya akan seperti payung besar, bagian atasnya dirancang berbentuk bulat dengan diameter 8 meter.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam Yumasnur menyampaikan, pembangunan lampu ini termasuk dalam rencana penataan taman di kawasan. Yang dahulunya dikenal dengan nama Simpang Jam.

“Lampu hias itu setinggi 8 meter plus 2 meter pondasinya, dan total tingginya 10. Bentuknya seperti Jewel Changi Airport. Kalau di sana air yang mengalir dari atas ke bawah. Di lampu hias kita ini nanti tidak air, tetapi dipasang lampu kecil-kecil. Jadi permainan lampunya yang kami suguhkan,” ucapnya.

Pembangunan lampu hias tersebut akan dimulai pada pertengahan atau menjelang akhir Agustus 2020 mendatang. Dengan perakitan lampu-lampu kecil, diperkirakan butuh waktu sekitar dua bulan untuk menyelesaikannya.

Pada Selasa (4/8/2020) kemarin, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau progres pembangunan. Menurutnya taman yang dikerjakan oleh DBM SDA tersebut akan menambah daya tarik Batam.

Amsakar menyebutkan, sedikitnya ada tiga manfaat yang didapatkan seiring terbangunnya taman ini. Di antaranya taman ini akan menambah estetika kota, kemudian akan berimplikasi pada upaya peningkatan kepariwisataan dan menambah ruang publik bagi masyarakat.

“Saya sudah lihat rencana pembangunannya tadi, sangat bagus. Saya diberitahu, nanti ada lampu yang menarik. Lampu juga pada kiri kanan taman. Tempat berteduh. Di tengah taman ada semacam danau-danau buatan yang akan membuat orang nyaman, ” papar dia.

Lokasinya sendiri dianggap sangat strategis. Yaitu merupakan laluan utama yang menghubungkan sejumlah wilayah Batam juga akses dari bandara ke pusat bisnis, Nagoya. “Jalur ini salah satu jalur utama. Taman ini akan menjadi daya tarik turis yang ke Batam,” kata Amsakar.

Lanjut dia, selain simpang tersebut pemerintah juga akan melakukan pengembangan lanjutan di Simpang Kabil. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) pada Desember 2020 ini akan melelang pengerjaan proyek flyover di simpang di dekat Kepri Mall ini. Rencananya pengerjaan fisik akan dilakukan awal 2021 mendatang.

“Jadi seiring pengembangan infrastruktur-infrastruktur ini, semasih ada lahan yang tersedia, taman-taman serupa akan dibangun,” ungkapnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.