KKJ Batam Gelar Panggung Seni Tradisional dan Budaya Jakarta, Hadirkan Ondel-Ondel hingga Lenong Bocah

INTREN.ID, BATAM – Paguyuban Kerukunan Keluarga Jakarta (KKJ) Kota Batam menggelar panggung seni tradisional dan budaya Jakarta (Betawi), Ahad (11/10/2020). Kegiatan digelar di arena Pasar Jadoel, Jambu Marina Sekupang, Batam.

Aneka kesenian dan budaya yang ditampilkan oleh anggota KKJ Batam tersebut antara lain arak Ondel-Ondel, Tari Sirih Kuning, Tari Kicir-Kicir, Tari Jali-Jali, Pencak Silat Betawi, Lenong Bocah, Pantun Palang Pintu dan Flash Mob Tari Ondel-Ondel.

Menurut Bendahara Umum KKJ Batam Ardiansyah, kegiatan yang digelar atas kerja sama pengelola pasar Jadoel Jambu Marina ini sebagai upaya melestarikan budaya dan kesenian tradisional dari tanah Betawi. Melalui warga perantauannya di Kota Batam.

Selain itu menurut Ardiansyah, pagelaran acara seni dan budaya yang ditampilkan oleh pelaku seni anggota KKJ tersebut sebagai cara melepas kangen warga perantauan Jakarta yang tinggal di Batam. Terhadap seni dan budaya warisan leluhurnya.

Ardiansyah pun berterima kasih kepada pengelola Pasar Jadoel Jambu Marina karena diberikan kesempatan untuk tampil di arena tersebut.

- ADVERTISEMENT -

“Ini sebagai upaya dari kami untuk memberikan hiburan kepada warga Jakarta (Betawi) yang kangen dengan kesenian dan budaya Betawi. Terima kasih kepada pihak Pasar Jadoel Marina, kami berharap semoga ke depanya masih tetap diberi kesempatan untuk menggelar acara yang serupa” ujar Ardiansyah.

Sementara itu pengelola Pasar Jadoel Jambu Marina Sylvia Hilda mengatakan, Kesenian Betawi yang ditampilkan oleh KKJ merupakan sajian seni budaya yang unik dan langka bisa dinikmati dan saksikan secara umum dan oleh siapa saja.

“Jenis Pariwisata di Pasar Jadoel ini akan menjadi sarana edukasi bagi generasi bangsa di tanah rantau. Untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya bangsa sendiri terutama budaya tradisional Indonesia,” ujar Sylvia.

Sebagai informasi, KKJ Batam merupakan salah satu paguyuban warga Jakarta (Betawi) yang ada di Batam. Yang memfokuskan kegiatannya di bidang sosial dan pelestarian kebudayaan. Hingga saat ini jumlah anggota terdaftar dalam paguyuban tersebut telah mencapai 102 kepala keluarga (KK) sejak mulai berdiri pada 5 April 2020. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.