Khawatir Ada Klaster Baru, Salat Id di Bontang Disepakati #DiRumahAja

INTREN.ID, BONTANG – Salat Idulfitri di Bontang tahun ini di rumah saja. Hal tersebut disepakati Pemkot Bontang bersama berbagai stakeholder terkait seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag) Bontang, Dinas Kesehatan (Diskes), TNI, Polri, dan para pemuka agama Islam.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bertutur, keputusan salat id di rumah saja mempertimbangkan kekhawatiran akan muncul klaster baru kasus covid-19 ketika salat id berjemaah tetap dilaksanakan. Baik itu di masjid maupun di lapangan terbuka.

“Bila salat tetap dilakukan di masjid atau di lapangan, kami khawatir akan muncul kasus baru. Karena perilaku untuk tidak berdekatan safnya dan tidak berinteraksi akan sulit dilakukan. Belum lagi jika ada pendatang atau pemudik ikut salat,” beber Neni Moerniaeni usai memimpin rapat.

Untuk itu, kata Neni, salat di rumah merupakan pilihan terbaik di tengah kondisi saat ini.

Sementara itu Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Bontang, Ali Mustofa mengaku akan menindaklanjuti keputusan ini. Yaitu dengan cara membuat surat edaran ke masjid ataupun musala yang ada di Kota Taman. Sehingga dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi keputusan bersama ini.

“Sambil kita berdoa semoga wabah ini segera berakhir,” pungkasnya. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.