Kerumunan Dilarang, Manasik Haji Bakal Digelar Online

Materi Audio Visual Bisa Diunduh di Laman Kemenag

INTREN.ID, JAKARTA – Bimbingan atau manasik haji bakal digelar online (daring) di masa wabah virus corona baru (Covid-19). Inovasi ini dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU), menyusul adanya Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Karena tidak boleh ada kerumunan apalagi ada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar, alternatifnya adalah melalui online,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) PHU Nizar Ali, Jumat (10/4/2020).

Dijelaskan, pada tahun-tahun lalu manasik haji dilakukan secara klasikal oleh para pembimbing manasik di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Karenanya Nizar berpesan para pembimbing manasik dapat meningkatkan kemampuannya sehingga mampu melakukan bimbingan manasik (bimsik) secara daring.

- ADVERTISEMENT -

“Teman-teman KUA ini harus ditingkatkan kemampuannya untuk melakukan bimsik secara online,” sebut Nizar.

Saat ini Kemenag tengah menyiapkan materi bimbingan manasik berbasis audio visual yang bisa diunduh di laman haji.kemenag.go.id atau kemenag.go.id. Pada kesempatan itu, Nizar juga meminta seluruh Kepala Seksi PHU pada Kankemenag Kota serta para pembimbing manasik di KUA terus menyosialisasikan kebijakan-kebijakan Kemenag terkait penyelenggaraan ibadah haji.

Selain bimbingan manasik secara online, Kemenag juga mengoptimalkan pengiriman buku manasik, serta pemberian materi manasik melalui media massa. Hal ini bertujuan untuk memberikan persiapan secara optimal kepada para calon jemaah haji. Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) Kementerian Agama, calon jemaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan pada 26 Juni 2020. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.