Kerja Sama GIZ GmbH di Kutai Timur Lanjut, Tambah Adendum Khusus Kongbeng dan Muara Wahau

INTREN.ID, SANGATTA – Dalam mendukung perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Kutai Timur, kerja sama antara Pemprov Kaltim dan Pemkab Kutai Timur dengan The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH diperpanjang hingga 2023.

Dalam perpanjangan kerja sama tersebut, ada adendum tambahan terfokus dua kecamatan, yaitu Kecamatan Kongbeng dan Muara Wahau.

“Semua pihak dari kerja sama ini, mulai unsur Dinas Perkebunan Kaltim, Bappeda Kutai Timur, Dinas Perkebunan Kutai Timur, dan GIZ di Indonesia sepakat melanjutkan kerja sama,” kata Kepala Biro Humas Setdaprov Kaltim yang juga Juru Bicara Gubernur Kaltim, HM Syafranuddin, Kamis (7/1/2021).

Ivan–sapaan Syafranuddin–mengatakan, kerja sama ini juga dimohonkan bantuan dan dukungan diikutsertakan program sertifikasi sawit rakyat berkelanjutan (ISPO dan RSPO) bersama GIZ pada program di Muara Wahau.

“Jadi, hasil kerja sama di Kecamatan Muara Wahau diperpanjang sampai 31 Maret 2023. Yang jelas dari kerja sama ini disepakati adendum tambahan di dua kecamatan,” jelasnya.

Selanjutnya kegiatan perkebunan di Bumi Mulawarman adalah pembangunan perkebunan yang berkelanjutan didasari pada penerapan konsep green economy.

“Untuk itu, Kaltim telah melakukan berbagai inisiatif dan inovasi kebijakan untuk melindungi kawasan hutan dari perambahan perkebunan yang tidak berwawasan lingkungan, salah satunya melalui kerja sama ini,” jelasnya.

Ivan menyebutkan untuk menyukseskan kerja sama telah dilakukan rapat koordinasi TKKSD dihadiri Kasubbag Kerja Sama Non Pemerintah Biro Humas Setdaprov Kaltim Wilma Kania Febrina. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.