Kepri Terima 122.400 Dosis Vaksin AstraZaneca dari Singapura, Bea Cukai Batam Percepat Proses Layanan Impor

INTREN.ID, BATAM – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menerima sebanyak 122.400 dosis vaksin AstraZaneca yang merupakan bantuan langsung dari pemerintah Singapura, Rabu (29/9/2021) melalui Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam.

Kepala Seksi Fasilitas Pabean dan Cukai, Hembran Dita mengatakan, dari total keselurahan jumlah dosis vaksin yang tiba, akan dialokasikan sebanyak 60 ribu dosis untuk Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan 62.400 dosis untuk Pemprov Kepri.

Kata Hembran, hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Indonesia menangani pandemi Covid-19 serta memperkuat hubungan persahabatan antarkedua negara.

Dia menambahkan, pelayanan yang diberikan Bea Cukai Batam dalam adalah pemberian fasilitas kepabeanan dan/atau cukai serta perpajakan atas impor barang keperluan penanganan pandemi Covid-19. Terhadap vaksin tersebut diberikan pembebasan bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Impor.

“Bea Cukai Batam akan menjadikan prioritas utama setiap kegiatan yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, termasuk distribusi vaksin sebagaimana diatur dalam PMK (Peraturan Menteri Keuangan) 188 Tahun 2020,” ujar Hembran.

Hembran mengungkapkan, Bea Cukai Batam juga akan menyederhanakan proses dan mengedepankan percepatan pelayanan, sehingga vaksin untuk penanganan pandemi covid 19 dapat segera diselesaikan administrasi kepabeanannya dan dapat cepat didistribusikan dan diakses oleh masyarakat melalui Dinas Kesehatan terkait.

Selama tahun 2020-2021, sambung dia, Bea Cukai Batam telah menerbitkan sebanyak 23 kali perizinan fasilitas terkait dengan pemasukan barang penanganan pandemi Covid-19 seperti vaksin, oksigen, hand sanitizer, alat pelindung diri (APD), dan peralatan kesehatan lainnya.

“Untuk itu maka Bea Cukai Batam secara berkelanjutan melakukan koordinasi baik dengan instansi pusat seperti Kemenkes (Kementerian Kesehatan) dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), serta instansi di daerah seperti Dinas Kesehatan dan BPOM (Balai Pengawasan Obat dan Makanan). Dengan adanya sinergi antarinstansi maka kendala-kendala di lapangan dapat teratasi,” tambah Hembran.

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam melalui Sekretaris Daerah, Jefridin Hamid mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Singapura dan instasi yang terlibat dalam pemasukan vaksin kali ini.

“Terima kasih kepada pihak pemerintah Singapura yang telah memberikan bantuan vaksin yang pertama ini, sebelumnya juga telah diberikan bantuan seperti hand sanitizer, masker, dan lainnya. Semoga dengan adanya kedatangan vaksin ini dapat mempercepat proses vaksinasi masyarakat di Kota Batam,” ungkap Jefridin.

Bea Cukai Batam berkomitmen tinggi mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Selain memberikan fasilitas impor vaksin, sebelumnya juga telah memberikan fasilitas terhadap distribusi oksigen ke berbagai wilayah di Indonesia.

Pada bulan Juli lalu, PT Samator Gas Industri telah berhasil mendistribusikan 200 lebih ton oksigen dari Batam ke berbagai wilayah seperti Medan, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat. Hal ini merupakan bentuk dukungan dukungan nyata pemerintah dalam menangani pandemi di Indonesia

Selain Hembran dan Jefridin, kedatangan vaksin kali ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, M Rizki Baidillah dengan didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan, Zulfikar Islami dan Konsulat Singapura, Lim Yihong. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.