Kepala Daerah Disibukkan Pandemi Corona, Ketua KPK Bilang Begini

INTREN.ID, JAKARTA – Seluruh kepala daerah di 34 provinsi diminta memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Khususnya di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang menjadi tanggung jawab bersama.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Kata dia, KPK sangat memahami tantangan yang dihadapi para Gubernur dalam penanganan pandemi Covid-19. Khususnya dengan kondisi terjadi penurunan belanja barang, belanja modal dan transfer keuangan daerah.

“Sementara, gubernur harus memenuhi janji-janji sebagaimana visi dan misi yang pernah disampaikan saat kampanye,” sebut Firli, Rabu (24/6/2020).

Akan tetapi,  gubernur mesti harus mengarahkan program dan fokus kegiatan pada tujuan. Untuk keselamatan masyarakat di tengah pandemi ini lantaran keselamatan warga adalah yang utama.

- ADVERTISEMENT -

Karenanya Firli meminta kepala daerah dapat bersinergi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di daerah. Yaitu dengan menciptakan inovasi dan langkah-langkah penanganan Covid-19 yang berpegang pada prinsip-prinsip akuntabilitas.

Dalam hal ini KPK sudah melakukan sejumlah langkah pencegahan korupsi. Pihaknya sudah menerbitkan surat edaran sebagai rambu-rambu dalam pengadaan barang dan jasa. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah potensi korupsi.

“Kami juga melakukan kajian sistem, evaluasi, dan memberikan rekomendasi untuk menghindari potensi terjadinya korupsi. Yang terakhir kami telah melakukan kajian terhadap program kartu prakerja,” terangnya. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.