Kemenag Bantah Ada Kenaikan Uang Kuliah Kampus Islam Negeri

INTREN.ID, JAKARTA – Di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19) beredar kabar kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Kabar tersebut dibantah Plt Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI Kamaruddin Amin.

“Informasi adanya kenaikan UKT yang diberlakukan kepada mahasiswa UIN, IAIN dan STAIN tidaklah benar,” sebut Amin, Ahad (7/6/2020).

Kata dia, besaran UKT mahasiswa ditetapkan setiap tahun akademik. Nilainya untuk setiap mahasiswa ditentukan pimpinan PTKIN dan ditetapkan Keputusan Menteri Agama (KMA) per tahun.

Amin menyatakan UKT mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 telah ditetapkan berdasarkan KMA 1195/2019 tertanggal 27 Desember 2019. Namun kalau terjadi perubahan kemampuan ekonomi, mahasiswa bisa mengajukan keringanan pembayaran UKT.

- ADVERTISEMENT -

“Perubahan kemampuan ekonomi itu seperti karena orang tua/wali meninggal dunia atau karena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan syarat-syarat tertentu,” jelasnya.

Lebih lanjut Aminmenyebut pada masa pandemi Covid-19 semua pihak harus bersama-sama memberikan empati terhadap siapa saja yang mengalami kesulitan. Termasuk menurunnya ekonomi orang tua/wali mahasiswa.

Sementara itu Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim membeberkan, Kemenag terus berupaya membantu mahasiswa terdampak Covid-19. Penyesuaian regulasi sedang dibahas agar ada ruang memberikan keringanan pembayaran UKT.

Terdapat sejumlah pilihan yang sedang dimatangkan dalam hal ini, seperti perpanjangan waktu pembayaran, pengangsuran UKT (khusus PTKIN BLU) hingga pengurangan UKT. “Regulasinya masih dibahas. Mekanisme terhadap keringanan UKT nantinya akan ditentukan oleh Pimpinan PTKIN masing-masing,” tegas Arskal. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.