- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

Kembali Melonjak, Pasien Positif Corona Tembus Angka Tujuh Ribu

Pemerintah Terus Cari Orang yang Terinfeksi untuk Diisolasi

INTREN.ID, JAKARTA – Sempat mengalami penurunan kasus baru, jumlah positif virus corona baru (Covid-19) kembali melonjak. Pada Selasa (21/4/2020), terjadi penambahan kasus baru sebanyak 375 pasien positif Covid-19. Alhasil, penambahan ini membuat kasus positif Covid-19 menembus angka tujuh ribu.

“Data kumulatif positif Covid-19 tercatat sebanyak 7.135 kasus, meninggal dunia 616 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 186.330, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) 16.763,” beber Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Meski kembali bertambah banyak, di satu sisi jumlah pasien sembuh juga terus bertambah. Per Selasa ini jumlahnya kini mencapai 842 orang, setelah mendapat penambahan 95 orang.

Sebaran pasien sembuh ini paling banyak berasal dari DKI Jakarta yaitu 286 orang. Diikuti Jawa Timur yaitu 100 orang, Jawa Barat 75 orang, Sulawesi Selatan 73 orang dan Jawa Tengah 51 orang. Jika ditotal dengan 29 provinsi lainnya berjumlah 842 pasien.

Yurianto kembali menekankan, upaya mengatasi Covid-19 dilakukan dengan memutus rantai penularan. Yaitu dengan menemukan orang-orang yang terinfeksi untuk diobati dan diisolasi.

- ADVERTISEMENT -

“Langkah untuk menemukan sumber penularan dilakukan dengan beberapa cara, yaitu memantau orang yang memiliki riwayat bepergian di daerah episenter dan menelusuri kontak dari pasien yang sudah terinfeksi,” bebernya.

Yurianto mengimbau orang-orang yang berasal atau pernah bepergian dari daerah episenter Covid-19 untuk sadar diri. Meskipun tidak ada gejala atau keluhan, namun melakukan isolasi diri selama 14 hari, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Menurut Yurianto, semua orang berpotensi membawa virus corona penyebab Covid-19, meskipun tanpa gejala atau keluhan apa pun. Karena itu menggunakan masker dan menjaga jarak merupakan salah satu cara penting untuk mencegah penularan.

“Cara kedua dengan menelusuri kontak dari pasien yang sudah terinfeksi tingkat keberhasilannya bergantung dari peran serta masyarakat, mulai dari RT/RW, desa, kelurahan, kecamatan, hingga dinas kesehatan dibantu aparat setempat,” tuturnya.

Pemerintah, sambung Yurianto, sudah mengeluarkan kebijakan yang terarah untuk penanganan Covid-19. Salah satunya dengan menyiagakan pemerintahan tingkat desa untuk menjadi benteng pencegahan penularan Covid-19 yang mandiri. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.