Kabar Baik, Bea Masuk Ekspor Indonesia ke Australia Dihapus Jadi Nol Persen

INTREN.ID, JAKARTA – Kabar baik bagi kegiatan ekspor produk Indonesia ke Australia. Pasalnya bea masuk ekspor produk dalam negeri ke negeri kanguru itu kini telah dihapuskan sejak berlakunya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Australia atau IA- CEPA, Ahad (5/7/2020).

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam keterangannya, Senin (6/7/2020) mengatakan, kerja keras kedua pemerintahan dalam proses perundingan dan ratifikasi kini terbayarkan. Para pelaku usaha dan pemangku kepentingan Indonesia sekarang mulai dapat memanfaatkan IA-CEPA.

“Berlakunya IA-CEPA didukung dengan diterbitkannya tiga peraturan pelaksana yaitu pertama, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 63 Tahun 2020 tentang Ketentuan Asal Barang Indonesia dan Ketentuan Penerbitan Dokumen Keterangan Asal untuk Barang Asal Indonesia dalam Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Australia,” beber Agus.

Menurut dia, IA-CEPA bakal memberikan manfaat bagi eksportir Indonesia. Yaitu melalui penghapusan seluruh tarif bea masuk Australia. Alhasil seluruh produk Indonesia yang masuk ke pasar Australia akan menikmati tarif 0 persen.

Dijelaskan, produk ekspor Indonesia yang berpotensi meningkat ekspornya antara lain otomotif, kayu dan turunannya termasuk kayu dan furnitur. Kemudian perikanan, tekstil dan produk tekstil, sepatu, alat komunikasi dan peralatan elektronik.

- ADVERTISEMENT -

”Untuk itu tarif preferensi IA-CEPA ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha Indonesia agar ekspor Indonesia meningkat,” sebut Agus.

Dia menerangkan, sifat perdagangan Indonesia dan Australia yang saling melengkapi membuat industri nasional turut mendapat manfaat. Yaitu dalam wujuda ketersediaan sumber bahan baku dengan harga lebih kompetitif. Lantaran tarif bea masuk 0 persen.

“Industri hotel restoran dan katering, serta industri makanan dan minuman akan mendapatkan harga bahan baku yang lebih berdaya saing. Sehingga konsumen dapat menikmati lebih banyak varian serta harga yang lebih terjangkau,” paparnya.

Lebih lanjut Agus menyebut IA-CEPA merupakan perjanjian yang komprehensif dengan cakupan yang tidak terbatas pada perdagangan barang. Melainkan juga mencakup perdagangan jasa, investasi dan kerja sama ekonomi.

“Cakupan IA-CEPA yang komprehensif akan mendorong Indonesia dan Australia menjadi mitra sejati menciptakan jejaring supply global,” tegasnya. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.