Jumlah Positif Covid-19 Bertambah, Anies Ajak Warga Cek Kondisi Tubuh

INTREN.ID, JAKARTA – Jumlah penderita virus corona atau Covid-19 di wilayah DKI Jakarta terus bertambah. Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat di wilayahnya untuk mengecek kondisi tubuh masing-masing guna mencegah penyebaran virus ini lebih jauh.

“Keselamatan warga adalah yang pertama dan terutama. Itu sebabnya kami sejak awal selalu memilih kebijakan untuk menyampaikan update secara terbuka dan reguler pada warga,” kata Anies Baswedan, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Masyarakat Diminta Tenang, Kasus Covid-19 Diklaim Tak Seperti di Wuhan

Menurut dia, merupakan wujud tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk menyiapkan jajaran dan warga menghadapi potensi wabah Covid-19. Anies meyakini keterbukaan serta penyampaian informasi secara faktual dan reguler akan memudahkan dalam bertindak dengan benar dan menghindari panik yang tidak perlu.

“Mari kita sama-sama waspada, termasuk waspada di tingkat pribadi. Mari kita cek, apakah kita mengalami gejala Covid-19,” sebut Anies.

Gejala yang dimaksud meliputi demam suhu tinggi, batuk, pilek, nyeri tenggorokan atau saat menelan, dan sesak napas. Jika ada gejala-gejala tersebut, ditambah memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit Covid-19, atau pernah kontak dengan pasien Positif Covid-19, diharapkan untuk menghubungi nomor darurat Jakarta Tanggap Corona yang telah disediakan pemprov.

“Jika ragu apakah terjangkit Covid-19, hubungi nomor darurat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta di 112 atau Posko Dinas Kesehatan di nomor WA 0813-8837-6955,” beber pria yang pernah menjabat Menteri Pendidikan RI itu.

- ADVERTISEMENT -

Menurut dia, akan dilakukan diagnosis secara jarak jauh melalui telepon dan konfirmasi gejala akan dilakukan dengan tim Dinkes DKI mendatangi langsung ke kediaman. Dalam hal ini warga bergejala Covid-19 diminta untuk tidak langsung datang ke fasilitas kesehatan sendiri.

“Jika terkonfirmasi dengan gejala COVID-19, Anda akan masuk dalam data pemantauan. Jumlah Orang Dalam Pemantauan dan Pasien Dalam Pengawasan di DKI Jakarta akan selalu diperbarui di corona.jakarta.go.id,” terang Anies.

Semua data dan informasi pada situs ini dilaporkan secara berkala ke Kementerian Kesehatan. Data mengenai pasien positif dan meninggal karena Covid-19 merupakan wewenang Pemerintah Pusat dalam hal penyampaiannya.

Adapun mereka yang termasuk dalam orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 adalah mereka yang mengalami gejala demam di atas atau sama dengan suhu 38 derajat celsius. Atau ada riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia dan memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.

Sementara mereka yang termasuk pasien dalam pengawasan (PDP), yaitu orang yang mengalami gejala demam lebih di atas suhu 38 derajat celsius. Atau mereka yang memiliki riwayat demam, ISPA, dan pneumonia ringan hingga berat. Serta memiliki riwayat perjalanan ke negara terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfimasi positif Covid-19 dalam 14 hari terakhir. (***)

 

Penulis: Lukman Maulana

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.