Jumlah Lowongan di Situs Pencari Kerja Turun Drastis

Berkurang 70 Persen, Ekonom Sebut Dunia Usaha Sedang Kesulitan

INTREN.ID, JAKARTA – Jumlah lowongan di situs pencari kerja mengalami penurunan drastis pada masa pandemi virus corona baru (Covid-19). Fenomena ini diungkapkan Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov.

Dia mengatakan perlu adanya antisipasi terkait berkurangnya jumlah lowongan pekerjaan tersebut. “Ada data menarik dari BPS yang melakukan big data terhadap jobs.id (situs pencari kerja),” ujar Abra, Sabtu (2/5/2020).

Biasanya di situs tersebut setiap bulannya ada lowongan kerja hingga di atas 10 ribu. Namun April ini berkurang drastis sekira 70 persen. Sehingga hanya ada tawaran sekitar 2 ribu lowongan kerja.

“Ini menunjukkan dunia usaha semakin sulit untuk merealisasikan penambahan kerja untuk perusahaan mereka,” sebut Abra.

Malahan, sekarang makin banyak pekerja yang dirumahkan. Alasannya antara lain perusahaan kesulitan membayar pesangon apabila pemutusan hubungan kerja (PHK) dilakukan.

Dijelaskan, IMF prediksi bakal ada tiga juta pengangguran baru di Indonesia. Padahal setiap tahun Indonesia menambah angkatan kerja baru sekitar 2 juta orang.

“Meski telah mendapatkan kelonggaran pajak, bukan berarti hal itu akan menjamin pemulihan dunia usaha akan juga dapat bergerak dengan cepat,” urai Abra. (***)

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.