Jumlah Ibu Hamil di Batam Menurun Selama Pandemi Corona

INTREN.ID, BATAM – Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam mengungkap, sejak pandemi virus corona baru (Covid-19) terjadi, jumlah ibu hamil (bumil) mengalami penurunan. Meskipun untuk saat ini banyak suami yang bekerja di rumah saja atau work from home bersama keluarga.

Kepala Dinas Kesahatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi melalui Kasi Kesahatan Keluarga dan Gizi, Arlan menyampaikan, data pada bulan Januari 2020 ada sebanyak 2.152 bumil. Bulan Februari ada 2.185 bumil. Sementara di bulan Maret ada sebanyak 2.055 bumil dan pada April ada sebanyak 1.860 bumil.

Penurunan tersebut, kata Arlan, bisa disebabkan beberapa faktor. Di antaranya adanya data yang belum masuk dari beberapa klinik, fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) maupun bidan praktik mandiri.

“Bisa juga memang para ibu hamil belum melaporkan atau memeriksakan kondisinya saat ini kepada Fasyankes setempat,” kata Arlan.

Para bumil memang tidak ada kewajiban untuk melaporkan. Namun pada umumnya para Bumil akan memeriksakan kondisinya di awal kehamilan dan bisa menjadi catatan bagi bidan tersebut.

“Akan tetapi, saat pendemi bisa jadi minat para bumil menurun untuk memeriksakan diri. Dan lebih memilih berisitirahat di rumah,” ucapnya.

- ADVERTISEMENT -

Tak hanya itu, pada saat pandemi berlangsung, pihaknya juga mengimbau wanita usia subur (WUS) untuk menunda kehamilan. Dia menyarankan untuk menggunakan alat kontrasepsi dengan jenis Metode Kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

“Ini imbauan langsung dari pusat BKKBN, yang langsung disampaikan oleh para ibu kader kepada para Ibu muda atau WUS di wilayah tugasnya,” ungkap Arlan.

Dia menjelaskan, alasan mengapa sebaiknya masyarakat menunda kehamilan terutama pada masa pandemi corona saat ini. Di antaranya pertimbangan mengenai kesehatan perempuan yang hamil dan kondisi fasilitas kesehatan selama pandemi.

“Wanita yang hamil, terutama hamil muda, daya tahan tubuhnya turun. Kalau daya tahannya turun itu kan mudah terkena infeksi. Apalagi sering mual-muntah. Jadi akan lebih baik untuk melakukan penundaan terlebih dulu untuk sementara waktu ini,” tegasnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.