Juara Piala Gubernur Jatim 2020, Akhir Penantian Panjang Persebaya

INTREN.ID, SURABAYA – Stadion Gelora Delta Sidoarjo bergemuruh usai wasit Dwi Purba meniup peluit panjang, Kamis (20/02/2020). Itu menjadi pertanda bahwa Persebaya Surabaya resmi menjadi juara Piala Gubernur Jatim 2020.

Pemain dan ofisial kegirangan. Ribuan Bonek larut dalam kegembiraan. Kemenangan 4-1 atas musuh bebuyutan, Persija Jakarta, menjadi pengobat rindu. Sebuah penantian panjang akan gelar turnamen yang terakhir direngkuh 15 tahun silam.

Meski berlabel turnamen pramusim, Piala Gubernur Jatim 2020 yang sempat lima tahun vakum menyuguhkan euforia yang luar biasa. Tersirat gengsi di sana. Tidak hanya diikuti oleh klub asal Jawa Timur (Jatim), namun juga raksasa sepak bola Indonesia dan Malaysia.

Selain Persebaya yang menjadi juara, mereka yang berkompetisi dalam turnamen itu adalah Madura United, Persik Kediri, Bhayangkara FC, Arema FC, Persela Lamongan, Persija Jakarta, dan Sabah FA asal Malaysia.

Di laga final, baik Persebaya maupun Persija tampil spartan. Skor 1-1 menjadi penutup babak pertama. Bajol Ijo–julukan Persebaya–unggul dulu di menit ke-3 melalui sontekan Oktafianus Fernando. Sedangkan gol penyama kedudukan Macan Kemayoran–julukan Persija–dipersembahkan melalui tandukan Marko Simic di menit ke-43.

Sebelumnya, Persija tampil hanya 10 pemain sejak menit ke-31 akibat pemain belakang mereka, Ryuji Utomo dihadiahi kartu merah oleh wasit usai melanggar David Da Silva.

Memasuki babak kedua, Persebaya berupaya menekan. Alhasil, playmaker baru mereka, Makan Konate berhasil memperbesar keunggulan pada menit ke-52 menit. Tendangan kaki kirinya gagal diantisipasi penjaga gawang Persija, Shahar Ginanjar. Persebaya pun unggul 2-1 atas Persija.

Tiga menit berselang, Bonek bergemuruh. Pada menit ke-55, Ricky Kambuaya mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan kerasnya di dalam kotak penalti merobek jala Persija.

Memimpin 3-1, Persebaya makin menggila. Bomber asal Palestina, Mahmoud Eid sukses membawa Persebaya unggul 4-1 pada menit ke-80. Kerja sama apiknya dengan Irfan Jaya membuat Persija tak berdaya.

- ADVERTISEMENT -

Persebaya pun memastikan gelar juara Piala Gubernur Jatim 2020. Ini adalah gelar kedua Persebaya setelah terakhir menjadi juara pada gelaran tahun 2005 silam.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengatakan, kesuksesan yang diraih merupakan buah dari totalitas para pemainnya. “Sebenarnya manajemen tidak memasang target di turnamen ini, tapi sebelum turnamen ini diputar saya sampaikan bahwa meskipun tidak ditarget kami akan berusaha maksimal dan Alhamdulillah bisa juara,” ungkap Aji.

Terbukti, sepanjang turnamen, Persebaya sudah menurunkan hampir seluruh pemainnya. Rotasi dan kombinasi antara pemain muda dengan pemain berpengalaman membuat Bajol Ijo menorehkan empat kemenangan dan satu kekalahan.

Meski menjuarai turnamen pramusim, namun Aji tetap mengingatkan bahwa target utama adalah kompetisi yang mulai bergulir 29 Februari nanti. Yaitu Liga 1 2020.

“Ini kerja keras semua dari manajemen, pelatih, pemain, mudah-mudahan ini akan berlanjut di kompetisi nanti, karena target kami di kompetisi, harus lebih baik dari musim kemarin. Ini suatu pelajaran bagus untuk kompetisi nanti, paling tidak anak2 tampil konsisten sepanjang kompetisi,” pungkasnya.

Meski menelan kekalahan, pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Dia tak sungkan memberikan selamat kepada Persebaya yang telah menjadi juara. “Selamat buat Persebaya karena sudah menjadi juara,” kata Farias.

Pelatih yang berusia 52 tahun tersebut menilai Persebaya memang layak menjadi juara karena bermain lebih bagus.

“Semua kami bicara di sini, tetapi Persebaya mempunyai tim yang bagus dan mereka tahu apa yang harus dilakukan di lapangan,” ucap Farias. (***)

 

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.