Jual Anak di Bawah Umur, Dua Pria Pengangguran di Batam Diringkus Polisi

INTREN.ID, BATAM – Jajaran Polsek Batu Aji, Batam berhasil mengamankan dua pria atas kasus penjualan anak di bawah umur pada Rabu (22/7/2020). Kedua pria pengangguran yang mengaku pengangguran tersebut berinisial RS (19) dan ML (21).

Dalam konferensi pers di Polsek Batu Aji, Selasa (28/7/2020) Kapolsek Batu Aji Kapolsek Kompol Jun Chaidir yang didampingi oleh Kasubag Humas Polresta Barelang AKP Betty Novia mengatakan penangkapan tersebut dilakukan pada Selasa (21/7/2020) di Wisma Mitra Mall, Kecamatan Batu Aji.

Setelah mendapatkan informasi adanya eksploitasi anak, Tim Opsnal langsung melakukan penyidikan dan menyamar sebagai seorang pelanggan akhirnya bertemu dua pelaku, dan sepakat menyewa korban yang berinisial DN dengan tarif sebesar Rp 500 ribu.

“Korban ini adalah pelajar aktif yang masih bersekolah di bangku SMP, yang masih berusia 16 tahun,” ungkap Kompol Jun Chaidir.

Dari pengakuan pelaku, kedua pria ini akan mendapatkan fee sebesar Rp 100 ribu dari tiap pelanggan yang datang, dan sisanya akan diberikan untuk korban.

“Keduanya akan kami jerat Pasal 76 Jo Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Perubahan Atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Dengan Ancaman Hukuman 10 Tahun Penjara,” sebut Jun.

Dia mengungkap eksploitasi terhadap korban telah dilakukan oleh ML sejak Juni 2020 dengan menyewa kamar di Wisma Mitra Mall. Kedua pelaku bertugas hanya mencari pelanggan menggunakan aplikasi Michat.

“Dari pengakuan korban, dirinya sudah 20 kali melakukan tindak pidana tersebut dengan perantara RS dan ML,” katanya

Selain mengamankan kedua belah pihak, kepolisian juga ikut mengamankan barang bukti uang tunai sejumlah Rp 1 juta dan dua ponsel android.

Dari catatan Polsek Batu aji, kasus prostitusi online yang melibatkan pelajar atau remaja di bawah umur dan telah diungkap oleh Polsek Batu Aji terjadi sebanyak dua kali. Selanjutnya pihaknya akan memanggil manajemen hotel untuk dimintai keterangan.

“Bagaimanapun juga manajemen harus mengawasi aktivitas yang terjadi di hotel. Nanti akan kami minta Pemko Batam untuk mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan kepada hotel, untuk melarang anak usia di bawah umur menyewa kamar. Jadi hal serupa bisa diminimalisasi,” ungkapnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.