Jangan Kucilkan Orang yang Pernah Kontak dengan Pasien Corona

Gugus Tugas Sebut Tidak Semua Bisa Tertular

 

INTREN.ID, TANJUNG PINANG – Jangan pernah mengucilkan orang yang pernah kontak dengan pasien virus corona baru (Covid-19). Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau (Kepri), Tjetjep Yudiana.

Kata Tjejep, tidak semua orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19 juga akan terpapar. Seperti halnya Ibu Wali Kota Tanjung Pinang. Dari hasil rapid test yang telah dijalani istri wali kota tersebut, menunjukkan hasil negatif.

“Pemeriksaan oleh tim medis, memang wajib dilakukan kepada orang yang pernah kontak dengan pasien. Namun hal tersebut jangan menjadi alasan untuk mengucilkan orang lain,” tegasnya.

Tjetjep pun mengungkapkan sejujurnya, dirinya pernah melakukan kontak langsung dengan Wali Kota Tanjung Pinang beberapa waktu lalu. Karenanya dia wajib melakukan pemeriksaan.

“Syukurlah hasil pemeriksaan yaitu negatif,” ungkapnya.

- ADVERTISEMENT -

Hal tersebut juga berlaku kepada semua orang. Agar tidak sembarang menilai orang meskipun telah berada pada kondisi tertentu.

Maka dari itu, Tjejep juga berpesan kepada seluruh warga yang akan melakukan kegiatan di luar rumah untuk bisa menggunakan alat pelindung diri (APD). Setidaknya mengenakan masker untuk perlindungan diri sendiri.

Dari informasi yang didapat, beberapa pejabat dan rekan wartawan yang pernah menjumpai atau bertemu dengan Wali Kota Tanjung Pinang harus menjalani pemeriksaan. Hal ini guna memastikan apakah mereka terpapar virus atau tidak .

Pasalnya pada kegiatan penyerahan APD yang dilakukan oleh Syahrul pekan lalu, dirinya menggunakan masker namun hanya diletakkan di bagian dagu. Lantas wali kota dan berinteraksi dengan pejabat pemerintah,TNI, Polri, serta para wartawan. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.