Jadi Bagian dari Video Inovasi di Batam, Ini Persiapan Dinas Perhubungan

INTREN.ID, BATAM – Kota Batam yang terpilih menjadi juara favorit pada Lomba Inovasi Daerah dalam Tatanan Normal Baru 2020 garapan Kementerian dalam negeri (Kemendagri) RI. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menang setelah mengirimkan tujuh video Inovasi. Salah satunya pada sektor transportasi umum yang videonya dibuat oleh tim kreatif Dinas Perhubungan (Dishub) Batam.

Kepala Dishub Batam Rustam Effendi menyampaikan beberapa langkah untuk bangkit dari keterpurukan akibat pandemi virus corona baru (Covid-19) ini. Di antaranya pengelolaan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di sektor transportasi umum sudah diimbau dan digesa oleh pemerintah agar memperketat protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Protokol yang berhasil diperketat antara lain mengharuskan seluruh petugas maupun karyawan menggunakan alat pelindung diri (APD) standar seperti sarung tangan, masker hingga penggunaan Face shield.

Kata Rustam, sebelum memulai pelayanan ke masyarakat dilakukan pembersihan dan disinfeksi terhadap seluruh fasilitas stasiun/transfer point dan pelabuhan secara intensif. Dengan menggunakan bahan pembersih yang mengandung disinfektan.

“Disinfeksi yang dilakukan menyasar benda yang sering disentuh oleh tangan saat di berada di area fasilitas transportasi,” ucap Rustam, Selasa (23/6/2020).

Selain itu, penggunaan transaksi non tunai (digital payment) juga telah diterapkan. Media berbasis daring ini memudahkan dan memberi rasa aman bagi penumpang dalam melakukan pembayaran jasa transportasi yang digunakan, untuk mencegah atau meminimalisasi tertular atau menularkan Covid-19.

Kemudian inovasi lain dalam melayani para penumpang, Dishub juga membekali petugas frontliner yang berpotensi kontak jarak dekat dengan penumpang saat melakukan pelayanan. “Dengan menggunakan APD ini, dipastikan memberikan rasa aman kepada para penumpang yang dilayani oleh petugas,” ungkap Rustam.

Untuk saat ini, fasilitas cuci tangan, penyanitasi tangan,  dan masker di setiap pintu masuk transfer point dan pelabuhan laut juga telah diadakan. Selain itu penyediaan fasilitas protokol kesehatan seperti thermal scanning, temperature gun, sarana cuci tangan, penyanitasi tangan  dan masker di pintu keluar masuk juga merupakan inovasi baru di saat penerapan protokol kesehatan tatanan kenormalan baru ini.

“Kami juga membatasi jumlah maksimal pengguna jasa transportasi. Hal ini meminimalisasi interaksi. Bahkan para penumpang diatur jaraknya serta jumlah penumpang dibatasi 50 persen dari total kapasitas jumlah penumpang,” paparnya.

Rustam berharap dengan penerapan ini, semua risiko tertular maupun menularkan Covid-19 dapat diantisipasi. Sejumlah inovasi ini juga bermanfaat untuk memastikan protokol kesehatan para penumpang dan petugas serta memberikan pelayanan, kemudahan, rasa nyaman dan aman penumpang dalam melakukan perjalanan. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.