- ADVERTISEMENT -

- ADVERTISEMENT -

Islamic Center Samarinda, Bangunan Ikonik Terbesar dan Termegah di Asia Tenggara

INTREN.ID, SAMARINDA – Sebagai kota terbesar di Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda menyimpan banyak destinasi yang wajib untuk dikunjungi. Berstatus sebagai ibu kota Kaltim, kota ini memiliki ikon yang patut dibanggakan.

Selain Jembatan Mahakam yang fenomenal, Kota Tepian juga memiliki Islamic Center. Konon, masjid ini merupakan yang terbesar dan termegah kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal Jakarta.

Berlatar depan Sungai Mahakam, perjalanan yang ditempuh dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kota Balikpapan adalah sekira dua jam. Di perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan hutan Bukit Soeharto.

Tiba di Samarinda, Jembatan Mahakam langsung menyambut. Dari jembatan ini Islamic Center sudah terlihat memesona. Kemegahannya membuat kita ingin segera sampai. Dari jembatan, hanya beberapa menit sudah ditiba di masjid itu.

Arsitektur masjid itu sangat unik. Mirip dengan bangunan di Timur Tengah. Masjid ini juga memiliki tujuh menara. Di mana menara utama setinggi 99 meter melambangkan Asmaul Husna atau nama-nama Allah. Menara utama terbagi dalam 15 lantai.

Enam menara lain berada di sisi masjid. Empat menara di setiap sudut memiliki tinggi 70 meter. Sedangkan dua menara yang terletak di pintu gerbang memiliki tinggi 57 meter. Enam menara tersebut bermakna rukun iman.

- ADVERTISEMENT -

Dari lantai dasar menuju lantai utama Islamic Center Samarinda, terdapat 33 anak tangga. Maknanya adalah jumlah biji tasbih.

Islamic Center Samarinda memiliki luas bangunan mencapai 43,5 ribu meter persegi dengan luas bangunan penunjang 7.115 meter persegi dan luas basement 10.235 meter persegi. Sedangkan lantai dasarnya seluas 10.270 meter persegi dengan lantai utama 8.185 meter persegi, dan luas balkon 5.290 meter persegi.

Sebelum menjadi bangunan ikonik, lokasi tempat dibangunnya masjid ini dulunya adalah areal penggergajian kayu PT Inhutani I. Kemudian, lahan itu dihibahkan kepada Pemprov Kaltim.

Tidak hanya berfungsi sebagai pusat syiar dan ibadah umat muslim, masjid ini kerap dikunjungi oleh wisatawan yang hendak berswafoto. Kubah raksasa yang berdiri tegak menjadi latar tercantik untuk berfoto bersama keluarga.

Bagi wisatawan yang selesai berswafoto, dapat menelusuri jalanan di sekitar tepian Sungai Mahakam. Di sanalah berjejer kios penjual amplang, oleh-oleh khas Samarinda yang melegenda itu. Gurih dan nikmat adalah kesan pertama yang diperoleh saat memakan amplang. (***)

 

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.