Irwan Raih MKD Awards 2022, Terpilih Jadi Pejuang Etika, Satu-satunya Wakil dari Kaltim yang Menerima Penghargaan

INTREN.ID, JAKARTA – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) patut berbangga. Salah seorang wakil rakyatnya di Senayan mendapat penghargaan dari Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI (MKD) atas kinerja baiknya sepanjang 2022.

Wakil Benua Etam yang menerima penghargaan itu adalah Irwan, anggota DPR RI Dapil Kaltim yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim. Pemberian awards tersebut diberikan dalam kegiatan MKD Awards tahun 2022 yang dilaksanakan di Bhirawa Assembly Hall, Hotel Bidakarta, Pancoran, Jakarta, Senin (12/12/2022). MKD Awards ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan untuk upaya menjaga dan peningkatan etika DPR, termasuk DPRD.

“Alhamdulillah dapat penghargaan dari MKD DPR RI. Sebagai wakil rakyat yang baru di Senayan, kami akan terus berusaha lebih baik lagi dalam memperjuangkan rakyat. Terima kasih kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Mas Ibas (Eddy Baskoro Yudhoyono) yang selalu memberikan semangat, juga arahan untuk kami bekerja lebih baik demi rakyat tiap harinya,” kata Irwan.

Bagi Irwan, penghargaan itu tidak terlepas dari dukungan masyarakat Kaltim. Penghargaan juga dipersembahkan Irwan untuk mendiang ayahandanya, H Ridwan.

“Alhamdulillah. Persembahan untuk almarhum ayahandaku H Ridwan.
Terima kasih juga kepada seluruh rakyat Kaltim yang telah memberikan kepercayaan dan amanah begitu besarnya kepada saya,” kata Irwan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mengatakan, perjuangan ini tidak akan berhenti karena pasang surut perkembangan penegakkan etika di kelembagaan, baik di DPR RI dan DPRD yang membutuhkan kesungguhan dan kebersamaan untuk meneguhkan niat, komitmen, dan kerja keras dalam rangka menjajal pelaksanaan etika kelembagaan.

“Etika tidak hanya ditegakan dengan penindakan tetapi justru diutamakan pencegahan. Sehingga, perilaku dari upaya pencegahan tidak sekedar sanksi dan hukuman, tetapi justru apresiasi dan keteladanan. Hal itulah yang dimaknai tujuan keberadaan dari MKD DPR RI, yakni bertujuan untuk menjaga serta menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat DPR RI sebagai perwakilan rakyat,” kata Muhaimin.

Hal itu sebagaimana termaktub di dalam pasal 199 Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).

“Karena itu penghargaan yang diberikan oleh MKD kepada para Pejuang Etika kelembagaan DPR RI bukan sekadar penghargaan untuk pribadi-pribadi, tetapi juga kepada lembaga DPR. Tempat kita semua mengabdi untuk rakyat, atas nama rakyat dan demokrasi,” ujarnya.

Diketahui, terdapat 27 anggota DPR dari sembilan fraksi yang memperoleh penghargaan tersebut. Yaitu Masinton Pasaribu, Arya Bima, dan Ono Surono dari Fraksi PDI Perjuangan. Kemudian Adies Kadir, Kahar Muzakir, dan Ahmad Doli Kurnia Tandjung dari Fraksi Partai Golkar.

Selanjutnya Andre Rosiade, Novita Wijayanti, dan Andi Iwan Darmawan Aras dari Fraksi Partai Gerindra. Kemudian Ahmad Sahroni, Felly Estelita Runtuwene, Taufik Basari dari Fraksi Partai NasDem. Lalu ada Daniel Johan, Jazilul Fawaid, dan Luluk Nur Hamidah dari Fraksi PKB. Berikutnya Eddy Baskoro Yudhoyono, Anwar Hafid, dan Irwan dari Fraksi Partai Demokrat.

Selanjutnya ada nama Mahfudz Abdurrahman, Thoriq Hidayat, dan Hidayatullah dari Fraksi PKS. Ada pula Desy Ratnasari, Guspardi Gaus, dan Zainudin Maliki dari Fraksi PAN, serta Arsul Sani, Achmad Baidowi dan Amir Uskara dari Fraksi PPP. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.