Ini Alasan Kenapa Awak Pesawat Super Air Jet Kenakan Seragam Kasual, Ternyata Ada Filosofinya Lo!

INTREN.ID, JAKARTA – Super Air Jet hadir dengan sesuatu yang berbeda. Salah satu yang paling mencolok adalah pemilihan seragam bagi awak pesawatnya. Berbeda dari maskapai pada umumnya yang mengenakan seragam formal, awak pesawat Super Air Jet justru tampil lebih kasual.

Maskapai baru itu memperkenalkan awak pesawatnya dengan sebutan Super Crew. Mengusung tema “Kenali Lebih Dekat Super Crew”, Super Air Jet mengajak kawula muda bersiap-siap merencanakan penerbangan mendatang, agar dapat berjumpa dengan Super Crew. Ulasan kali ini, diharapkan membantu para travelers yang sudah “pengen banget atau ngebet” naik pesawat.

Identitas paling unik ialah penggunaan warna “khaki” pada setiap motif besutan seragam. Tahukah Anda? Filosofi ini berasal dari warna tanah dan turunan warna kulit orang Asia yang mayoritas dijumpai di Indonesia dan beberapa negara lain.

Oleh karena itulah, Super Air Jet mempunyai visi: To empower the next generation to reach new heights (turut membangun dan memberdayakan generasi muda menembus ketinggian baru).

“Super Air Jet benar-benar didirikan dari nol atas dasar inisiasi dan penuh semangat milenial. Harapannya terus melesat, terbang tinggi, menjangkau ke banyak kota tujuan,” kata Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari.

Super Air Jet menggunakan warna bumi yang merupakan gradasi antara warna cokelat dan putih. Menurut Ari, penggunaan warna bumi sebagai ciri khas ketika dikenakan bersamaan balutan seragam Super Crew, tampilannya terkesan natural (kalem), hangat, menenangkan, bersahabat, enerjik, dan penuh ceria.

“Terpenting lagi, penentuan warna seragam juga melibatkan kategori turunan warna emas. Pesan yang disampaikan yakni kesuksesan atau pencapaian prestasi, kemuliaan, kemakmuran, sehingga setiap Super Crew senantiasa mendorong terus bergerak maju dan berwawasan luas seiring melayani sepenuh hati,” tambah Ari.

Pemilihan corak menyerupai pakaian santai (kasual) ialah adaptif terhadap apa yang digunakan para milenial pada umumnya, khususnya dalam aktivitas sehari-hari. Harapannya cukup nyaman bila dikenakan dalam kegiatan apa saja, serta desainnya sederhana namun tetap menarik perhatian.

Terlihat jelas pada seragam pramugari dan pramugara. Warna tersebut melambangkan gaya identik tersendiri setelah diadopsi dari tren pakaian masa kini. Bahan berkontur tebal yang dibuat mengenakan resleting (tanpa kancing), pengembangan semimodel jaket lengan panjang berkerah pendek, dan digulung hingga pergelangan tangan.

Di bagian bawah, celana panjang model lurus yang digulung hingga di atas mata kaki, dilengkapi karet elastis pada ban pinggangnya, dihiasi pelengkap sejumlah kantong di bagian samping. Pemakaiannya mirip dengan backpack. Hanya saja bagian pinggang menggunakan tali serut (tanpa ikat pinggang).

“Dengan demikian ini mencerminkan potongan makin muda, santai, dinamis. Warna yang lembut dari warna cokelat ini juga akan membuat penampilan Super Crew terlihat keren, elegan, simpel banget, serta salah satu cara Super Air Jet guna melestarikan kain,” ujar Ari.

Ditambah lagi, Super Crew semakin percaya diri dengan perpaduan sepatu santai (sneakers) putih. Tahukah kalian? Keputusan mengenakan sneakers ini karena satu jenis sepatu paling populer di kalangan anak muda, perkembangannya sangat disukai khususnya di kalangan generasi Super Crew. Ketika berjalan terasa tenang tidak akan timbul suara. Terpenting lagi, Super Air Jet turut mempopularkan kembali “sneakers”.  Konon model sepatu tertua di dunia, sekitar era 1917-1924, saat itu mulai diproduksi dan digunakan untuk khalayak ramai.

Lalu, tas selempang (half moon bag) sesuai standar bahu wanita (khusus pramugari) juga berwarna putih, perpaduan senada (mix and match) dengan sneakers. Sehingga tampak terang. Hal ini diyakini memberikan penampilan smart-casual, pesona kekinian makin terpancar. Tas itu berfungsi menunjang gaya fashion, didesain sesuai keperluan selama bekerja dan lainnya.

“Super Air Jet mengharapkan, ketika para milenial bertemu Super Crew di bandara atau di pesawat, mendapatkan suasana terbaru, pemandangan terkini, asyik dan pastinya akan memikat minat terbang dan lebih dekat dunia penerbangan,” jelasnya.

Mengapa Harus Super Crew?

Sejalan dengan istilah generasi milennial yang sedang akrab terdengar dan populer ini, telah menginspirasi Super Air Jet memberikan nama Super Crew. Tujuannya pada segmen demografi (kategori usia tertentu),  generasi Y terbentuk bagi mereka yang lahir pada 1980-1990, atau pada awal 2000, dan seterusnya, memprediksi beragam keinginan pelancong dan pebisnis muda, perhatian khusus terhadap perilaku milenial, serta membentuk suasana keakbraban nan menyenangkan.

“Super Air Jet yang berkode IATA: IU yang kemudian dipergunakan satu cara unik dengan kepanjangan I Love U, berarti kami selalu akan ada untuk kamu, terutama kalangan milenial. Kalimat tersebut bakal familiar dan terbiasa terdengar di kalangan Super Crew ketika menyebarkan berbagai bentuk kampanye terbang: Era Baru, Pengalaman Seru,” beber Ari.

Super Crew, lanjutnya lagi, sudah dipertimbangkan secara matang dengan berbagai filosofi agar terbentuk karakter dan energi baru dalam mengembangkan Super Air Jet hingga mendatang. Di mana Super Crew merupakan kepanjangan dari:

  • Superior: Memberikan pelayanan tinggi (atau baik), mutu dan unggul, sistematis, tetap mengesankan, efektif, serta efisien.
  • Universal: Bergerak bersama dari sekarang, agar makin luas jangkauan, serta berlaku (melingkupi) keseluruhan (tanpa perbedaan).
  • Passion: Perasaan sangat kuat atau rasa semangat besar yang dimiliki sesuai minat/ bakat saat bekerja, sehingga menimbulkan ketulusan melayani.
  • Emphaty: Memahami setiap layanan adalah berharga, menganggap orang lain seperti bagian dari keluarga, (kepedulian kapan saja dan di mana saja).
  • Respecting: Melayani sepenuh hati, perasaan dan tampilan emosional kian tertata, luwes, menunjukkan kekaguman terhadap orang lain adalah spesial atas rasa hormat.
  • Connecting: Merasa bagian dari keluarga Super Air Jet guna menemani banyak orang ketika bepergian mendatang: keterlibatan kreativitas dan minat yang dimiliki mampu membangun hubungan baik kepada semua pihak.
  • Responsibility: Membaca situasi dan bertanggung jawab atas sesuatu diyakini karena ide dan tindakan, menyukai porsi pengembangan diri secara personal dan profesional.
  • Energic: Generasi dan semangat muda penuh optimisme tinggi, antusias, super selektif, dinamis, melihat peluang dan menghadapi tantangan bagian kesempatan emas.
  • Worldwide: Penegasan selalu berwawasan luas (global), bijak mengikuti tren perkembangan dan memiliki keingintahuan tinggi, motivasi atas kemauan diri. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.