Indonesia dan Korsel Perkuat Kerja Sama di Sektor Ekonomi, Berharap Iklim Usaha Semakin Membaik

INTREN.ID, JAKARTA – Di tengah ambruknya perekonomian dunia akibat pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia menjalin kerja sama ekonomi dengan Korea Selatan. Di era seperti saat ini, percepatan dalam menjaga dan menarik investor sangat diperlukan.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan, kedua negara sepakat berkolaborasi dalam rangka mengatasi dampak virus beralias corona tersebut. Itu sekaligus tindak lanjut kunjungan Presiden Joko Widodo ke Seoul tahun lalu.

“Saya bertemu dengan Menteri Perindustrian Korsel Sung Yun-mo. Pada intinya, pemerintah Indonesia terus mendorong investasi strategis dan berkualitas masuk ke Indonesia. Kami (BKPM, Red.) juga berkomitmen memfasilitasi investor dari Korsel masuk ke Indonesia,” katanya.

Korsel, lanjut dia, merupakan mitra strategis Indonesia. Nantinya, investor hanya datang bawa modal dan teknologi. Sementara terkait lahan dan perizinan diurus oleh pemerintah Indonesia. Sehingga iklim usaha di Indonesia semakin membaik dan berimbas pada pertumbuhan ekonomi.

“Beberapa investasi yang kemungkinan masuk ke Indonesia di antaranya industri mobil, kimia, baja, dan tekstil. Kami yakin dengan UU (Undang-undang) Cipta Kerja yang baru disahkan, dapat menjamin kemudahan, kecepatan, efisiensi, dan kepastian dalam memulai berusaha,” katanya.

Sepanjang Januari-September 2020, BKPM mencatat realisasi investasi asal Korsel ada di peringkat tujuh dengan total investasi sebesar USD 683 juta. Sebanyak 70 persen realisasi investasi Korsel terpusat di Jawa. Saat ini ada sekitar 2 ribu perusahaan Korsel yang telah berinvestasi di Indonesia. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.