Imigrasi Batam Bertandang ke Tanjung Pandan, Berbagi Saran dan Inovasi untuk Kemajuan Pelayanan

INTREN.ID, BATAM – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Batam melakukan studi tiru ke Kantor Imigrasi Kelas II Tanjung Pandan, Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (11/11/2021).

Kunjungan studi tiru diikuti Kepala Bidang Teknologi dan Komunikasi Keimigrasian Tessa Harumdila, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimgrasian Ricky Rachmawan, Kepala Seksi Izin Tinggal Keimigrasian Raja Reza Hediansah, Kepala Seksi Pemeriksaan III Muchsin Miralza, dan Analis Keimigrasian Ahli Pertama, David Edward Lumbantoruan.

Tessa Harumdila mengatakan, kehadiran perwakilan Imigrasi Batam langsung disambut baik. Acara dimulai dari sambutan Plh Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Pandan, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Hendra Adhiwibowo. Hadir juga mendampingi Kepala Seksi Dokumen Perjalanan Oktya Hartati Putri, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Nanang, serta pegawai Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Pandan.

“Kemudian, kunjungan berlanjut dengan penyambutan pegawai Imigrasi Batam di ruangan kepala kantor diwakilkan oleh Bapak Hendra Adhiwibowo,” ucap Tessa.

Pada kesempatan itu, Hendra menyampaian paparan terkait pengalaman Imigrasi Tanjung Pandan meraih Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada tahun 2020 yang lalu.

Hendra juga menampilkan beberapa inovasi unggulan, di antaranya inovasi datang langsung ke desa dan pulau atau dengan jargonnya, Inovasi Mendanau. Kemudian ada Inovasi Bujang dan Dayang Informasi, yaitu terdapat pegawai yang ditugaskan untuk menjawab terkait permohonan paspor, kelayang creative corner.

Selain itu ada juga Sistem Pelacakan Permohonan Paspor (Simpor), Pemberian Kompensasi Kepada Pemohon (Pempek) apabila terjadi keterlambatan penyelesaian paspor, Pojok Literasi dan Wawasan (Perawas), serta wall of press yang berisikan tentang berita-berita terkait Imigrasi Tanjung Pandan.

“Kegiatan tersebut juga sebagai alat untuk saling bertukar informasi terhadap inovasi yang ada, terkhusus bagi Imigrasi Batam yang sedang ingin meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, yang pada dasarnya yang telah diperoleh oleh Imigrasi Tanjung Pandan terlebih dahulu,” kata Tessa.

Dia menambahkan, kegiatan bertujuan untuk agar Imigrasi Batam dapat berinovasi. “Dalam rangka menghadapi desk evaluasi tim penilai nasional, diharapkan kegiatan studi tiru ini dapat menjadi masukan yang baik. Inovasi-inovasi dan saran yang didapat dari kegiatan studi tiru diharpakan dapat menjadi salah satu acuan untuk rencana ke depannya,” pungkasnya. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.