Imbas Surat Edaran dari Pusat, Jam Malam di Bontang Bakal Dicabut

INTREN.ID, BONTANG – Terbitnya surat edaran kriteria pembatasan perjalanan dari pemerintah pusat akan ditindaklanjuti Pemkot Bontang. Dalam hal ini, pemkot bakal menerbitkan surat edaran Wali Kota Bontang.

Kepala Dinas Kesehatan Bontang, dr Bahauddin menjelaskan, gambaran terkait tindak lanjut edaran tersebut adalah belum ada rencana membuka layanan kapal penumpang oleh otoritas terkait di Pelabuhan Loktuan. Sampai dengan keputusan penutupan pelabuhan dicabut.

Selain itu pembatasan akses keluar masuk Bontang masih tetap akan dilakukan dengan memperketat penjagaan di pintu masuk tugu selamat datang Bontang. Serta tetap ditutupnya akses masuk di Jalan Arief Rahman Hakim (Bukit Kusnodo).

“Meskipun pemberlakukan jam malam dicabut, Satpol PP beserta TNI dan Polri akan tetap melaksanakan patroli untuk memastikan masyarakat patuh terhadap imbauan pemerintah. Utamanya physical distancing dan menghindari keramaian,” terangnya.

Sebagai informasi, pemerintah pusat telah mengumumkan seluruh moda transportasi kembali beroperasi. Meskipun demikian, tidak ada kelonggaran dalam peraturan tersebut terkait dengan mudik, alias mudik tetap dilarang.

Dalam surat edaran tersebut, mereka yang diperbolehkan berpergian di masa larangan mudik adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, Pegawai BUMN, Lembaga Usaha, NGO yang semuanya berhubungan dengan penanganan Covid-19. Termasuk bagi masyarakat yang mengalami musibah dan kemalangan serta repatriasi WNI yang kembali ke tanah air. (***)

Reporter: Bambang Al-Fatih

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.