Ibarat Perang, Elemen Masyarakat Bersatu Lawan Corona

Lakukan Penyemprotan Disinfektan dari Pagi Sampai Malam

 

INTREN.ID, BATAM – Melawan penyebaran virus Corona baru (Covid-19), tidak bisa dilakukan hanya sepihak saja. Pasalnya, virus tersebut bisa menyerang siapa saja. Sehingga beberapa elemen masyarakat pun ikut andil “berperang” melawan virus corona.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Bidang Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri, Sugianto mengatakan pihaknya juga turut serta membantu pemerintah daerah untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat ibadah, tempat keramaian, dan juga beberapa rumah warga yang dikhawatirkan.

“Tujuan kami untuk memberikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat. Agar tidak terus-menerus panik dengan kondisi yang terjadi,” kata Sugianto.

Dia berujar, bantuan ini sesuai instruksi Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri Muhamad Soerya Respationo. Penyemprotan disinfektan juga dilakukan bersamaan di beberapa kota/kabupaten di Provinsi Kepri.

“Kami juga mengutamakan (penyemprotan disinfektan) permukiman padat penduduk dengan perekonomian menengah ke bawah, agar kebersihan area sekitar juga terjaga,” ungkapnya.

Anggota Komisi 4 DPRD Kepri ini juga telah menyiapkan langkah bantuan pencegahan untuk jauh ke depan. Pihaknya telah mempersiapkan penyanitasi tangan sebanyak 10 ribu botol dan 100 ribu masker yang akan dibagikan kepada masyarakat.

PDI Perjuangan ikut membantu pencegahan penularan Covid-19. (Agung Maputra/Intren.id)

Di tengah pandemi Covid-19, Sugianto juga menilai akan berimbas langsung pada ekonomi masyarakat. Daya beli masyarakat akan menurun dan dikhawatirkan terjadi gejolak. Untuk itu pihaknya telah menyiapkan sembako bagi masyarakat.

“Setidaknya 50 ton beras, 3 ribu dus Mei dan 20 ton minyak goreng telah kita siapkan untuk mengantisipasi hal tersebut,” sebutnya.

Dalam hal ini pihaknya juga mengajak masyarakat untuk tetap mengikuti imbauan pemerintah. Serta selalu menjaga kebersihan diri.

“Izinkan kami yang melakukan perlawanan dan penanganan, masyarakat di rumah saja,” imbau Sugianto.

Sementara itu, Ketua Yayasan Eling Sedulur Kota Batam dan Ikatan Silaturahmi Keluarga Yogyakarta (ISKY), Bowo menjelaskan, aksi ini dilakukan sejak pagi, sore hingga malam hari. Ada tujuh anggota kota yang secara terus-menerus melakukan penyemprotan disinfektan.

Dalam menghadapi Covid-19, Bowo menganalogikannya seperti dalam peperangan.

“Jika hanya menjadi penonton maka ketakutan tersebut akan menguasai diri. Namun kebenaran akan sendirinya timbul saat kita ada dalam koridor pasukan yang melakukan perlawanan,” ucap Bowo. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

Get real time updates directly on you device, subscribe now.