Helmy Hemilton Sebut KLB Adalah Wadah Pengkhianat Partai Demokrat, Tegaskan Loyalitas ke AHY

INTREN.ID, BATAM – Adanya Gerakan Pengambilalihan Kedaulatan Partai Demokrat (GPK PD) yang dilakukan segelintir orang, yang mengatasnamakan kader dan pendiri Partai Demokrat, serta mengembuskan isu akan mengadakan kongres luar biasa (KLB) mendapat tanggapan dari beberapa kalangan kader Partai Demokrat.

Helmy Hemilton yang merupakan kader Partai Demokrat dan juga Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam mengomentari GPK PD sebagai sesuatu yang sesat pikir dan wadah berkumpulnya pengkhianat partai.

“Dari hasil kongres V Partai Demokrat yang memilih Mas AHY pada tahun 2020 lalu, adalah sah dan sudah disahkan oleh pemerintah dalam hal ini Kemenkumham pada bulan maret 2020,” ucap Helmy, Rabu (3/3/2021).

Menurut Helmy, selama masa kepemimpinan AHY, Partai Demokrat telah mengalami kemajuan yang sangat luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan hasil survei yang menempatkan Partai Demokrat sebagai partai lima besar.

Banyak hal yang sudah diinstruksikan oleh Ketum AHY dalam rangka bekerja untuk kemajuan Partai Demokrat.

“Jadi saya melihatnya hasil prestasi Mas AHY dianggap sebagai sebuah ancaman bagi pihak-pihak yang tidak suka dengan capaian Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY,” ujarnya.

Lanjut Helmy, KLB itu ada mekanismenya dan harus dilaksanakan oleh DPP Partai Demokrat. Harus mendapat persetujuan dari majelis tinggi partai sesuai AD ART, jadi apa yang dibilang oleh para pengusung KLB itu adalah hal yang abal-abal dan sesat pikir.

Apalagi seperti oknum-oknum tersebut sudah pada pindah partai dan DPP Partai Demokrat sudah memberhentikan dengan tidak hormat.

“Apabila memaksakan menggelar di wilayah Kepri, kami akan lawan dan saya akan berada di garis terdepan,” tegas Helmy Hemilton. (***)

Reporter: Agung Maputra

Editor: Lukman Maulana

 

Helmy Hemilton berfoto bersama Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. (Ist)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.