Hadirkan Konten Digital di Negara Berkembang, Migo Masuk Nominasi IBC Innovation Awards

INTREN.ID, JAKARTA – Layanan distribusi konten digital disruptif, Migo, terpilih masuk ke dalam daftar IBC 2021 Innovation Awards karena perannya dalam menciptakan cara baru untuk menghadirkan konten digital di negara-negara yang belum memiliki infrastruktur broadband yang menyeluruh.

International Broadcasting Convention (IBC) sendiri adalah acara media, hiburan, dan teknologi yang paling berpengaruh di dunia. Mereka mengakui organisasi-organisasi yang telah berhasil mengidentifikasi tantangan pasar secara spesifik dan bekerja dengan mitra teknologi untuk menghadirkan solusi dalam kategori content creation, content distribution, and content everywhere.

Migo terpilih masuk ke dalam kategori content distribution dan bersaing dengan raksasa industri seperti Boeing, BT Sport, MGM Studios, dan Riot Games. Perusahaan lainnya yang terpilih pada kategori berbeda termasuk Netflix, RRN dan Riedel, Songbird, Timeline Television, DFL Deutsche Fußball Liga, In The Room, Mediapro, Sky Sports, dan SimplyLive.

Pendiri dan CEO Migo, Barrett Comiskey mengatakan, pihaknya merasa terhormat terpilih untuk penghargaan ini bersama dengan perusahaan-perusahaan terkemuka yang telah terbukti menjadi inovator di industri mereka.

“Di Migo, misi kami adalah untuk meningkatkan level permainan digital bagi  konsumen dengan akses digital terbatas dengan menghadirkan bagian terbaik dari internet ke sudut- sudut warung lokal, di negara-negara berkembang,” katanya.

Barret menambahkan, penyertaan Migo dalam IBC Innovation Awards ini sendiri merupakan pencapaian besar bagi tim inovasi yang berkembang di Taiwan, Indonesia, dan Filipina.

“Ini jelas memberi dorongan besar bagi kami untuk berjuang secara agresif mewujudkan misi kami dalam mengubah hidup banyak orang dengan solusi teknologi yang kami miliki,” ujarnya.

Sebagai perusahaan inovasi untuk pasar berkembang, Migo secara unik berfokus untuk membangun solusi distribusi data dan konten yang hemat biaya untuk konsumen pasar secara massal.

Migo saat ini sudah beroperasi di Indonesia, diluncurkan pada Juni 2020, dan berencana untuk beroperasi di pasar negara berkembang lainnya dalam beberapa tahun ke depan. Selain pusat operasi  komersialnya di Indonesia, Migo juga memiliki pusat litbang, rekayasa, dan rantai pasokan di Taiwan  serta pusat layanan di Filipina.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada mitra teknologi kami Dalet Flex karena telah bekerja sama dengan kami dalam pengiriman konten begitu juga dengan Amazon Web Services dan Adobe Premier Pro. Dengan dukungan mereka, kami dapat merampingkan pengemasan dan pengiriman konten yang merupakan komponen integral dari sistem end-to-end kami yang unggul,” tambah Barrett.

Para pemenang final dan masing-masing mitra teknologinya akan diumumkan pada Upacara Penghargaan IBC 2021, yang berlangsung di RAI, Amsterdam pada 3-6 Desember 2021. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.