Hadapi Pandemi dengan Ekspansi, Pendiri Sistersel Bruno Hasson Sukses Dirikan Tiga Perusahaan Baru

INTREN.ID, JAKARTA – Disrupsi pandemi Covid-19 telah mendorong Bruno Hasson, pendiri merek Sophie Paris dan BrunBrun Paris, untuk membuat sebuah gebrakan baru dengan mengubah strategi bisnis dan restrukturisasi jaringan bisnis fashion dan kecantikan miliknya.

Pada tahun 2020, Bruno sekaligus mendirikan tiga perusahaan baru guna mendukung realisasi membangun ekosistem online-to-offline (O2O) commerce yang terintegrasi secara menyeluruh.

“Datangnya pandemi mendorong kami untuk berpikir lebih jauh dari sekadar evolusi bisnis melalui transformasi digital, namun revolusi dalam cara kita berbisnis. Memasuki tahun ke-26 sejak tahun 1995 dengan fokus bisnis di segmen operasional ritel omnichannel, guna mencapai pasar yang lebih luas lagi kami mencoba untuk melakukan ekspansi bisnis di berbagai segmen dengan mendirikan pabrik manufaktur produk kosmetik dan kecantikan kulit, serta mendirikan bisnis baru di segmen solusi gudang dan logistik,” jelas Bruno, melalui keterangan tertulis yang diterima intren.id.

PT Omnichannel Retail Indonesia (OMNI) merupakan induk perusahaan dan operator Sistersel. Itu adalah sebuah platform ritel berbasis Direct to Consumer (D2C) dilengkapi dengan toko online and offline yang menawarkan berbagai produk fashion dan kecantikan dengan harga terjangkau.

Sistersel bertujuan untuk menjadi sebuah wadah dan memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk dapat memulai bisnis online secara mudah dengan menjadi dropshipper, reseller, dan social seller di dalam kenyamanan rumah. Sistersel juga memiliki konsep offline store atau toko fisik yang menawarkan lebih dari 50 merek kosmetik terlaris di Indonesia serta berbagai macam produk unggulan BrunBrun Paris dan Sophie Martin.

Selain itu, Sistersel juga menawarkan konsep bisnis waralaba bagi para calon pebisnis yang ingin mengembangkan bisnis di industri fashion dan kecantikan.

Awal Desember, Sistersel membuka toko pertamanya di Mal Kota Kasablanka dan siap membuka lebih dari 200 toko di tahun 2022. Akan ada 50 toko fisik BrunBrun Paris yang diubah menjadi Sistersel. Sebelumnya, situs belanja Sistersel sudah beroperasi pada tahun lalu.

Menurut Bruno, Sistersel bukan hanya sekadar strategi rebranding BrunBrun Paris akibat munculnya tantangan yang dihadapi bisnis ritel sejak pandemi. Namun, perubahan ini merupakan langkah konkrit perusahaan untuk lebih maju dengan menggabungkan kesuksesan konsep merek BrunBrun Paris dengan Sophie Paris menjadi sebuah solusi satu atap berbentuk platform belanja daring untuk penuhi kebutuhan penampilan masyarakat Indonesia.

“Masih sedikitnya retail di Indonesia yang menjual produk berkualitas dengan harga terjangkau menjadi ide awal terbentuknya Sistersel. Berbeda dengan platform belanja daring lainnya, tak hanya menghadirkan produk-produk unggulan dari Sophie Paris dan sederetan merek-merek unggulan lainnya yang ditawarkan dengan harga terjangkau untuk konsumen Indonesia, Sistersel juga menawarkan kesempatan bisnis dengan menjadi reseller. Hanya dengan melakukan langkah-langkah registrasi mudah, siapapun dapat menjadi reseller di Sistersel dan akan mendapatkan harga khusus untuk pembelian produk Sophie Paris dan BrunBrun,” tambahnya Bruno.

Di tahun 2020, Bruno juga mendirikan pabrik manufaktur produk kosmetik dan kecantikan kulit, PT Formula Jelita Internasional (FJI). Sebelumnya, pabrik tersebut khusus untuk memproduksi merek Sophie Martin dan BrunBrun Paris, namun melihat peluang pasar dari berkembangnya industri kosmetik dan produk perawatan kulit lokal, kini Formula juga menjadi produsen bagi pemilik merek perawatan kulit lokal. Formula berperan dalam merancang merek untuk pelaku bisnis kecantikan dari konsep hingga barang jadi. Saat ini Formula sudah memiliki klien dari beberapa merek lokal terkenal.

“Fasilitas Formula menggunakan teknologi dan peralatan tercanggih untuk menghasilkan rangkaian produk kosmetik dan produk perawatan kulit yang terbaik. Melihat prospek pasar yang sangat positif, saat ini Formula sedang membangun fasilitas pabrik baru di Sentul Industrial Estate dengan modal USD 10 juta. Pengembangan fasilitas pabrik baru ini bertujuan untuk menggapai visi kami dalam membawa teknologi terbaru dari Perancis untuk turut memajukan bisnis kosmetik dan perawatan kulit di Indonesia,” jelas Bruno.

Di tahun yang sama, Bruno juga mendirikan bisnis segmen solusi gudang dan logistik melalui PT Flexofast Indonesia. Berbekal sistem manajemen pergudangan yang kuat, Flexofast berkomitmen untuk membantu seluruh pemain bisnis eCommerce baik skala besar maupun kecil dengan pengelolaan rantai pasokan dari proses barang masuk, manajemen stok, proses barang keluar, pengiriman barang, hingga kustomisasi kemasan.

“Layanan ekspedisi kami menghubungkan pengirim dan penerima barang dengan sistem yang terintegrasi. Kami juga memberikan solusi manajemen platform yang lengkap untuk marketplace, media sosial, dan website. Untuk bisnis makanan daring, solusi logistik kami akan memberikan kemudahan penyimpanan stok dan pengiriman,” tambah Bruno. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.