Guru Jadi Garda Terdepan Pulihkan Pendidikan, Safaruddin: Dedikasinya untuk Kemajuan Bangsa Luar Biasa

INTREN.ID, BALIKPAPAN – Dua tahun berlalu, dunia pendidikan terdampak pandemi Covid-19. Di tengah pembatasan-pembatasan, aktivitas belajar-mengajar pun terus dilakukan. Kendati dengan cara yang berbeda, namun kebutuhan pendidikan anak didik tetap terpenuhi.

Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Irjen Pol (Purn) Drs H Safaruddin secara khusus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi para guru. Perjuangan mereka dalam mendidik generasi penerus bangsa begitu luar biasa.

“Dedikasinya untuk kemajuan bangsa luar biasa. Guru menjalankan tugas mulia untuk menyelamatkan masa depan bangsa. Bayangkan jika tidak ada guru, selama dua tahun pandemi ini, anak-anak kita tidak akan memperoleh pendidikan yang layak,” kata anggota Komisi III DPR RI yang membidangi persoalan hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu, tema Hari Guru Nasional, “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan” merupakan gambaran dari tugas mulia para pahlawan tanpa tanda jasa itu untuk bangsa. Inovasi, kreativitas, dan dedikasi guru untuk menyukseskan penyelenggaraan pendidikan merupakan modal penting dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Meskipun ada keterbatasan sebagi dampak dari pandemi, guru terus bekerja. Mereka bekerja dengan hati. Punya tanggung jawab untuk memastikan penyelenggaraan pendidikan terus berjalan di tengah pandemi. Mereka (guru, Red.) juga menjadi garda terdepan dalam memulihkan pendidikan,” kata Kapolda Kaltim 2015-2018 itu.

Adapun 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional. Momen ini juga bertepatan dengan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Peringatan Hari Guru Nasional secara resmi ditetapkan pada 1994 melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.