Guna Menunjang Pengamanan, Pemerintah Serahkan Delapan Unit Motor Trail ke Polresta Samarinda 

INTREN.ID, SAMARINDA – Menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang akan dilaksanakan, Rabu (9/12/2020), Pemerinta Kota Samarinda menyerahkan delapan unit motor trail kepada Polresta Samarinda guna menunjang pengamanan.

Penyerahan dilakukan di sela-sela Apel Pergeseran Pasukan Dalam Rangka Kesiapan Pengamanaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Serentak Tahun 2020 Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda di Polresta Samarinda Senin (7/12/2020).

Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Samarinda, Sugeng Chairuddin mewakili Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang mengatakan, bantuan delapan unit motor trail kepada Polresta Samarinda ini untuk menunjang pengamanan pilkada.

“Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah hukum Kota Samarinda,” harapnya.

Sugeng menyampaikan, apel pergeseran ini merupakan implementasi dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 tanggal 12 Juni 2020 tentang Perubahan Ketiga atas PKPU 15/2019 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Sugeng berpesan kepada seluruh petugas yang melaksanakan pengamanan agar memahami tugas pokok sesuai standard operating procedure (SOP) yang dilaksanakan di wilayah masing-masing secara maksimal.

“Kenali unsur-unsur terkait di lingkungan TPS (tempat pemungutan suara). Jalin kerja sama dengan seluruh unsur lainnya yang terkait dalam penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020. Karena kita semua harus berkomitmen dalam menjaga netralitas, pembangunan bersama, serta sinergi dan harmoni dalam pelaksanaan pengamanan pilkada tahun 2020 ini,” pesannya.

Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono yang bertindak sebagai inspektur upacara menjelaskan, dengan sepuluh kecamatan, 59 kelurahan, dan sebanyak 1.962 TPS, jumlah anggota Polres Samarinda yang akan diturunkan dalam pengamanan tersebut sebanyak 606 personel.

Selain personel pengamanan TPS, juga ada personel dari Polda Kaltim, TNI, serta unsur lainnya yang nantinya akan mengamankan di seluruh wilayah hukum Kota Samarinda dan melaksanakan pengamanan.

“Memang pilkada kali ini dilaksanakan dengan suasana yang berbeda dengan adanya pandemi Covid-19, sehingga memerlukan aturan dalam kegiatan dan perilaku yang berbeda untuk melaksanakannya. Berbagai tahapan dan program telah dilaksanakan oleh KPU Kota Samarinda dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Sekarang memasuki hari tenang dilanjutkan dengan tahapan pungut, hitung suara yang dilaksanakan tanggal 9 Desember,” katanya.

Dedi berharap bagi para petugas untuk bisa bertugas dengan penuh tanggung jawab sebaik-baiknya dan mengedepankan profesionalitas dan proporsionalitas, serta senantiasa bertindak tegas dan humanis dalam setiap melaksanakan tugas.

“Pegang teguh komitmen netralitas dalam pilkada tahun 2020, sehingga kita bisa berdiri di semua golongan tanpa memihak. Selalu melakukan koordinasi dengan TNI, Linmas (Perlindungan Masyarakat), dan tokoh masyarakat, pemuda serta unsur lainnya yang terkait dalam penyelenggaraan pilkada tahun 2020, demi mewujudkan situasi aman damai kondusif, serta sehat menjelang pada saat dan sesudah penyelenggaraan pilkada. Tak lupa harus kedepankan protokol kesehatan Covid-19,” tutupnya.

Ikut dalam apel pergeseran pasukan tersebut Asisten I Tejo Sutarnoto, seluruh camat se-Kota Samarinda, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Samarinda, mewakili organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, seluruh peserta apel pejabat, perwira, bintara di lingkungan Polresta Samarinda, mewakili pasukan TNI, Polri, serta Linmas. (***)

Editor: Guntur Marchista Sunan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.